Mama Sum Gendut Buka Pasar Senggol Zaman Now


MALANG - Seiring berjalannya waktu, bisnis kuliner di Kota Malang semakin menjamur. Hal tersebut membuat para pengusaha kuliner berlomba-lomba untuk melakukan inovasi demi menarik banyak pengunjung.
Marketing Mama Sum Gendut Pahlawan Trip Malang, Yuli Indrayani mengatakan, sampai 31 Desember 2017 mendatang, pihaknya menggeber inovasi bertajuk 'Pasar Senggol Zaman Now'. Mereka menghadirkan lima rombong makanan dengan puluhan menu sebagai pilihan.
“Pada rombong tersebut, ada sajian makanan seperti martabak, bakso, kwetiaw dan makanan lain. Kami ingin membuat sesuatu yang baru, agar pengunjung tidak bosan,” kata dia ketika ditemui Malang Post.
Pada menu pilihan tersebut, pihaknya masih setia mengusung menu tradisional yang menjadi ciri khas Mama Sum Gendut. Namun, tak ketinggalan ada berbagai pilihan menu kekinian, seperti sosis bakar hingga sandwich.
“Hal ini kami lakukan agar pangsa pasar kami, baik mahasiswa, eksekutif muda hingga keluarga bisa menikmati sajian secara merata,” papar wanita berkerudung tersebut. Berbagai macam pilihan makanan tersebut disajikan dengan berbagai macam pilihan harga.
Paling mahal di angka Rp 20.000, dan bisa dinikmati mulai pukul 12.00 hingga pukul 21.00. “Pilihan makanan tersebut juga sebagai referensi menu mana yang paling banyak diserbu oleh masyarakat,” ungkap Yuli, sapaannya.
Nantinya, menu yang paling laris akan dimasukkan ke menu reguler. “Kebetulan, pada Maret 2018 mendatang, kami mengadakan menu baru,” jelas dia.Dengan adanya inovasi tersebut, pihaknya berharap branding Mama Sum Gendut bisa tepat sasaran.
“Setiap harinya, kami mampu menerima hingga 500 orang. Kami optimis bisa meningkatkan brand awareness kami,” tukasnya. Selain inovasi tersebut, pihaknya juga menyediakan menu Sup Sum-Sum Dinosaurus yang dibanderol dengan harga Rp 50.000 yang bisa digunakan untuk berdua.
Sementara, pihaknya juga menyediakan beberapa pilihan menu dari berbagai olahan, seperti Ayam Lengket, Ayam Sambal Ijo Teri (Samjori), Bandeng Obong hingga Tempe Obong yang dibanderol mulai Rp 1.500 hingga Rp 65.000. (tea/mar)

Berita Terkait