Fashion Hijab Ekspansi ke Penjualan Online


MALANG – Perkembangan teknologi merubah penjualan fashion. Kalau sebelumnya hanya di toko konvensional, saat ini banyak yang fokus pada penjualan online baik melalui media sosial maupun   e-commerce. Hal itu juga dilakukan Pasmira, salah satu store yang menjual fashion hijab di Malang.
Sejak dua tahun belakangan ini, Pasmira mengaku fokus untuk melakukan penjualan melalui online. “Pasmira berdiri sejak tahun 2007 lalu dengan toko konvensional. Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggi dan harus mengikuti perkembangan yang ada. Akhirnya sejak dua tahun lalu, kami mulai merambah online dan baru satu bulan ini sudah mulai stabil,” terang CEO Online Pasmira Malang, Muhammad Azzam Rabani ketika ditemui Malang Post.
Sejak ekpansinya ke dunia online dimulai, selama satu bulan pihaknya sudah melakukan transaksi penjualan sebanyak 50 kali. Saat ini, pihaknya mengaku sedang fokus dengan branding dan juga memperluas jaringan penjualan melalui jasa reseller. “Setiap reseller yang ingin join dengan kami, akan kai berikan website, sekaligus cara untuk melakukan penjualan dan promosi. Selama satu bulan berjalan ini, kami mampu menjaring hingga 100 orang reseller yang hampir menguasai di seluruh Indonesia,” papar dia.
Dalam melakukan ekspansi tersebut, pihaknya mengaku melakukan hal tersebut dengan tim yang dibentuknya. Mulai dari desain grafis tampilan website hingga beberapa baju yang ditawarkan hingga cara berjualan melalui sales coordinator yang dimilikinya. “Kami punya tim sendiri-sendiri. Pangsa pasar kami adalah orang-orang menengah ke atas. Jadi, desain baju dan juga desain website kami buat semenarik mungkin agar orang-orang tertarik untuk berbelanja di tempat kami. Sebanyak 80 persen pembeli dan pengunjung website kami adalah wanita usia 18 tahun hingga 40 tahun,” jelas dia.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Azzam itu menambahkan, ketika melakukan promosi produk, pihaknya memberikan gimmick tertentu untuk menarik pelanggan. mulai dari lomba foto selfie hingga foto Outfit of The Day (OOTD) yang menawarkan hadiah berupa voucher belanja hingga produk. “Dengan cara ini, kami optimis target transaksi kami bisa tercapai. Saat ini, yang terpenting bagi kami adala bagaimana branding kami bisa sampai dengan tepat sasaran dan mudah diingat oleh masyarakat,” pungkas dia.(tea/aim)

Berita Terkait