Tessy Meriahkan Puncak Tax Goes to Kampoong

 
MALANG – Semarak Tax Goes to Kampoong yang digelar Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) di Jalan kembar Ki Ageng Gribig, Minggu (26/11), dipadati ribuan warga dari Kecamatan Kedungkandang dan Blimbing. Kehadiran Tessy Srimulat dan Anto Baret semakin memeriahkan event untuk mengedukasi masyarakat terhadap pajak daerah.
Wali Kota Malang H. Moch Anton bersama Ketua TP PKK Kota Malang Hj. Dewi Farida Suryani, serta Ketua DPRD Kota Malang Abdul Hakim bersama anggota DPRD Kota Malang lainnya, ikut menyemarakan Tax Goes to Kampoong.
“Melihat begitu banyak wajib pajak yang datang, kami sebagai abdi negara merasa semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya dibidang pajak daerah," kata Wali Kota Malang H. Moch Anton.
Abah Anton juga menyebut, sistem pelayanan pajak daerah yang diterapkan oleh BP2D sudah menuju arah e-Government. Pemerintahan yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan keterbukaan, sudah dilakukan oleh BP2D. 
"Sistem Informasi Pelayanan Perpajakan Daerah (Simpada) Kota Malang yang dikelola BP2D adalah bukti pelaksanaan e-Government secara berkelanjutan. Kami rencanakan seluruh tata kelola kita berbasis e-Government," tutur ketua DPC PKB Kota Malang itu.
Penampilan band d’Kross featuring Anto Baret juga menghangatkan suasana pagi Tax Goes To Kampoong ini. Apalagi pelawak kondang Tessy Srimulat, ikut hadir dan membuat atmosfer kian gayeng dan meriah.
Saat para orangtua dihibur sajian musik dan menunggu pembacaan nomor undian hadiah, anak-anak antusias mengikuti lomba mewarna dengan tema Sadar Pajak. Semuanya gratis alias tidak dipungut biaya pendaftaran.
Sedangkan, warga yang tergerak membayar pajak daerah, langsung menghampiri Mobil Tax Online. Ada petugas BP2D dan Bank Jatim yang melakukan pelayanan. Warga yang membayar pajak daerah berhak membawa pulang paket sembako gratis.
Ade menyatakan, seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi bagi warga atas kesadaran dan partisipasinya dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerahnya.
“Lebih dari itu, kami juga ingin menanamkan budaya anti korupsi, khususnya di bidang perpajakan, kepada seluruh lapisan masyarakat,” ungkap mantan Kabag Humas Setda Kota Malang itu.
“Kita sudah menuntaskan blusukan pajak daerah dengan tajuk berbeda-beda. Itu karena sasarannya juga berbeda. Namun tujuannya tetap sama, yakni guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pajak daerah mulai dari kelompok usia dini, pelajar, mahasiswa dan kalangan umum,” beber Ketua Pelaksana Kegiatan, M Toriq.
Acara dibuka dengan dengan Senam Malang Post yang dikomando instruktur Ellen Yuliana dan kawan-kawan. Ribuan wajib pajak diajak bergoyang ria sebelum menempuh rute jalan sehat.
Dengan gerak atraktif, Ellen menghentak panggung Tax Goes To Kampoong BP2D dan menyemarakkan ribuan wajib pajak asal Kedungkandang dan Blimbing.
Setelah itu, Wali Kota Malang Mochammad Anton didampingi Ade Herawanto Kepala BP2D dan Ketua DPRD Kota Malang Abdul Hakim, memberangkatkan ribuan wajib pajak dalam jalan sehat. (fin/aim)