WoodLot Hostel, Gencar Edukasi Konsep Hotel Kapsul

MALANG – Masih minimnya masyarakat yang tahu tentang hotel kapsul membuat Woodlot Hostel harus bekerja lebih keras. Hostel yang baru buka pada 8 November lalu ini pun gencar melakukan branding dan promosi melalui Online Travel Agent (OTA).
“Kami membidik wisatawan lokal dan turis asing, Karena itu, kami harus gencar melakukan branding dan promosi melalui OTA. Selain itu kami juga terus melakukan edukasi terkait konsep hotel kapsul kepada masyarakat agar mereka kenal dan tahu tentang keberadaan kami,” Pengelola WoodLot Hostel, Salim Wijaya pada Malang Post.
Berbeda dengan hotel umumnya yang menawarkan kamar yang lebih privat untuk para tamu, konsep hotel kapsul menghadirkan dormitory atau ruang besar yang terdiri dengan beberapa tempat tidur. Konsep hotel kapsul sendiri sudah sangat dikenal di beberapa negara maju, seperti Jepang. Banyak masyarakat setempat maupun wisatawan memanfaatkan penginapan ini karena harga yang terjangkau namun fasilitas memadai.
“Konsep hotel kapsul yang kami usung ini memang diperuntukkan bagi para traveler atau backpacker yang membutuhkan tempat untuk tinggal dengan harga yang miring. Biasanya para tamu yang memilih hotel kapsul hanya membutuhkan tempat untuk istirahat atau bahkan transit sebentar sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat lain,” sambung Salim.
Di WoodLot Hostel sendiri terdapat 26 tempat tidur yang didesain bersusun di lantai dua. Masing-masing kasur susun tertutup dengan gorden sehingga privasi para tamu tetap terjaga. Selain mendapat ruang untuk istirahat, tamu juga mendapat jatah breakfast, alat mandi, kamar mandi berupa shower dan toilet terpisah dan fasilitas wifi untuk kemudahan komunikasi.
“Di lantai dua ini kami juga memisahkan tamu laki-laki dan perempuan per lorong agar mereka lebih nyaman sembari menunggu pembangunan di lantai tiga. Kami berharap pembangunan ini akan tuntas sebelum libur Natal dan Tahun Baru karena kami mengejar momen tersebut untuk mengenalkan konsep hotel kapsul pada masyarakat,” pungkasnya. (tea/nda)

Berita Terkait