Program Jumat Berkah Diskon 50 Persen


MALANG – Model tatanan rambut menjadi salah satu kunci agar penampilan menjadi menarik. Tak heran jika saat ini barbershop yang dikenal sebagai tempat pangkas rambut kekinian, telah menjadi jujugan para pemuda untuk mengubah model rambutnya. Selain model potongan rambut dari barbershop hasilnya selalu rapi, juga dapat menyesuaikan dengan keinginan konsumen meski dengan detail yang cukup rumit. Sepertu yang ditawarkan Grace Ordinary Barber.  
Mengusung konsep classic, Grace Ordinary Barber resmi dibuka di Jalan Margobasuki No 15 Dau, Kabupaten Malang. Barbershop ini akan menjadi rekomendasi baru bagi masyarakat Kota Malang yang menginginkan jenis model potongan rambut kekinian, seperti model Undercut, Pompadour, dan model kekinian lain.
“Paket potong rambut di Grace Ordinary Barber dipatok seharga Rp 30 ribu, sekaligus termasuk dengan keramas, massage hingga pomade. Selain pangkas rambut, kami juga melayani service lain seperti Hair Coloring, Hair treatment, hingga Toning,” ujar Owner Grace Ordinary Barber, Meta Kurnia Angganingrum.
Lokasinya yang tak jauh dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, membuat Grace Ordinary Barber menghadirkan banyak penawaran yang menarik. Selama masa pembukaan ini, Grace Ordinary Barber memberikan diskon sebesar 40 persen, yakni menjadi Rp 18 ribu. Sedangkan khusus pada hari Jumat, Grace Ordinary Barber memberikan diskon sebesar 50 persen dan nantinya hasil yang didapatkan akan didonasikan kepada masyarakat sekitar.  
“Hari Jumat kan hari yang penuh berkah ya, jadi khusus di hari Jumat diskon sebesar 50 persen.  Konsumen bayarnya semakin ringan. Itu pun nanti hasil di hari Jumat akan kita donasikan bagi masyarakat sekitar yang sudah tidak mampu lagi untuk bekerja,” sambungnya.
Menurut Meta, program hari Jumat ini tidak hanya berlaku selama masa pembukaan saja, namun berlaku untuk seterusnya dengan tanpa adanya batas waktu. Hal ini memang dilakukan Grace Ordinary Barber sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan merupakan wujud sedekah dari Grace Ordinary Barber.
“Awalnya kami mau donasikan ke panti asuhan, namun setelah saya lihat kondisi masyarakat umum, saya berpikir untuk memprioritaskan masyarakat yang sudah tua dan sudah tidak mampu lagi untuk bekerja,” ungkap Meta.
Meta berharap, Grace Ordinary Barber mampu menjawab keinginan customer dalam mempercayakan model rambutnya, karena Grace Ordinary Barber berusaha untuk selalu memberikan kualitas yang terbaik. “Saya harap kualitas tetap semakin bagus karena saya sangat mengutamakan kualitas. Saya lihat kebutuhan customer, jadi menyesuaikan keinginan customer saja,” kata Meta. (yan/sir/nda)

Berita Terkait