Renovasi Ruang Kelas SDN 1 Sumbersekar Dau dan Serahkan Beasiswa Prestasi


MALANG - Wajah-wajah guru dan murid di SDN 1 Sumbersekar, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (4/12), terlihat lebih sumringah. Pasalnya, hari itu renovasi dua ruang kelas 1 dan kelas 2 telah rampung pelaksanaannya. Ruang kelas yang atapnya rusak dan beberapa sudut ruangan mengalami kerusakan yang cukup besar, kini terlihat rapi setelah direnovasi oleh Indomaret lewat program Corporate Social Responbility (CSR) mini market waralaba ini.
Penyerahan ruangan kelas ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati, HM Sanusi didampingi oleh Branch Manager Indomaret Sudarso, Regional Sales and Promotion PT Mayora Indah Anton Hartanto, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat. “Kami bahagian dengan bantuan renovasi dua ruangan kelas ini. Sangat membantu menciptakan rasa aman dan tenang untuk siswa saat belajar,” ujar Kepala SDN 1 Sumbersekar, Agus Purwanto Basuki.
Regional Sales and Promotion PT Mayora Indah, Anton Hartanto menjelaskan, renovasi dua ruangan kelas ini merupakan tugas semua pihak untuk meningkatkan kualitas pembangunan. Ia berharap renovasi ini memberikan manfaat untuk semua pihak.
Di tempat yang sama, Branch Manager Indomaret, Sudarso, menjelaskan Indomaret melalui program CSR-nya ingin ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus ikut mensukseskan wajib belajar. “Selain itu kami ingin merasakan berempati kepada siswa yang belum beruntung,” ujarnya.
Ia berharap agar bantuan beasiswa dan renovasi kelas ini bisa merangsang semangat para siswa untuk belajar hingga bisa mengapai cita-cita. Sudarso menjelaskan bahwa beasiswa ini diberikan kepada siswa berprestasi dari kalangan keluarga yang belum beruntung.
Program yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2004. Setiap tahun di Indonesia ada 300 hingga 500 sekolah di Indonesia dengan peserta sebanyak kurang lebih 1500 siswa mendapatkan beasiswa.
Di Kecamatan Dau, ada 78 peserta penerima beasiswa berprestasi ini. Mereka mendapatkan beasiswa berbentuk uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Sementara untuk renovasi ruang kelas dialokasikan anggaran sebesar Rp 100 juta. “Kita bantu memperbaiki atapnya yang rusak, plafon, pintu, jendela, keramik dan renovasi skala besar,” beber Sudarso.
Terkait dengan banyaknya sekolah lain yang bisa mendapatkan program yang sama, Sudarso pun mengatakan Indomaret juga memiliki keinginan yang sama dengan para penerima bantuan CSR tersebut. “Kami survei dengan dinas pendidikan, mana yang paling membutuhkan,kita bantu,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang, HM Sanusi mengucapkan terima kasih atas peran serta Indomaret dalam pembangunan pendidikan. Ia berharap kedepan bantuan ini dikembangkan tidak hanya memberikan beasiswa untuk anak didik, tapi juga untuk para guru yang ingin melanjutkan pendidikannya.
“Jangan dilihat bentuk bantuannya, contohlah spirit kepedulian yang sudah ditunjukkan oleh Indomaret. Bupati berharap Indomaret tidak hanya berperan aktif pada dunia pendidikan, namun juga bisa membantu pemasaran produk lokal, seperti di Dau ini ada jeruk, Bupati berharap semua jeruk Indomaret di seluruh Indonesia adalah jeruk dari Dau,” papar Sanusi. (dan/adv/nda)

Berita Terkait