Stok Aman, Harga Normal


MALANG - Retail Modern Giant Sawojajar menunjukkan komitmennya memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Hal ini terlihat saat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur melakukan pemeriksaan harga jelang Natal dan Tahun Baru.
Tidak didapatkan temuan pelanggaran usaha perdagangan dalam pemeriksaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Disperindag Provinsi Jawa Timur  Dr. Ir. Moch Ardi Prasetiawan, M.Eng.Sc, ME bersama timnya kemarin. “Kita melakukan pengecekan harga jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru ke beberapa retail modern di Kota Malang. Di Giant semuanya aman,” papar Ardi kepada Malang Post di sela giat tersebut.
Ardi menjelaskan, Giant Sawojajar dinyatakan aman karena stok bahan pangan pokok yang dijual cukup. Serta tidak ada temuan harga di atas batasan Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal ini disampaikannya usai memeriksa sampel-sampel bahan pokok di Giant seperti gula, beras, minyak goreng, bawang merah dan putih serta sayur mayur. Bahkan ada harga di bawah HET.
“Tadi kita cek seperti gula kalau HET-nya kan Rp 12.500 tapi di Giant tadi kita dapatkan Rp 12.400. berarti masih di bawah HET,” tutur lulusan Universitas Brawijaya (UB) Malang ini.
Selain gula, bahan-bahan pokok di Giant Sawojajar yang diperiksa adalah bawang putih dan daging beku. Ardi menjelaskan, harga daging beku berdasarkan HET adalah Rp 80 ribu per kilo, sementara Giant menjual dengan harga yang sama dengan HET.  “Yang diberikan Giant ini sudah standar harganya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir barang pokok akan naik harga dengan tajam,” ungkapnya.
Pengecekan harga sesuai HET oleh Disperindag Provinsi Jatim ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga jelang hari raya besar. Serta juga mengontrol stok bahan baku dikarenakan adanya cuaca buruk belakangan ini di wilayah Jawa Timur.
Ardi menyampaikan, pihaknya tidak hanya mengecek harga saja, akan tetapi keutuhan dan kondisi bahan pokok. Salah satunya sayur mayur yang di beberapa daerah di Jawa Timur sempat ditemukan rusak saat dijual.  “Di sini sayur mayur juga bagus kondisinya. Beras pun mencukupi,” papar Ardi lagi.
Meski begitu, Ardi menjelaskan, kenaikan harga nantinya bisa saja terjadi karena permintaan yang kian meningkat. Akan tetapi pihaknya akan tetap mengawasi kenaikan harga ini agar tidak melebihi batas wajar HET.
Ia meyakini bahwa Jawa Timur, khususnya Kota Malang tidak akan terjadi lonjakan harga secara signifikan. Pasalnya permintaan bahan-bahan pokok jelang hari raya Natal dan peringatan Tahun Baru tidak akan sebesar perayaan Lebaran beberapa bulan lalu.
“Pengalamannya seperti itu. Karena kita saat lebaran berhasil mempertahankan stabilisasi harga bahan pokok saat lebaran,” tandasnya.
Tim Disperindag Provinsi Jatim ini melakukan beberapa pemeriksaan harga di Kota Malang selain Giant Sawojajar. Yakni Hero dan Pasar Induk Gadang. Sementara itu Division Manager Giant Sawojajar Kartiko wahyudi menegaskan bahwa Giant Sawojajar mematuhi segala aturan usaha yang diberlakukan. Termasuk memperhatikan HET yang ditentukan pemerintah.
“Kami pastikan kita menjual barang pokok sesuai standar HET dan stok bahan pokok di sini aman sampai nanti jelang tahun baru,” tegas Kartiko.
Ia menjelaskan, dalam menyiapkan parcel bingkisan Natal dan Tahun Baru pun, pihaknya memberikan kesempatan pada tim Disperindag untuk membuka salah satu parcel dan dilihat kondisi barang yang ada di dalamnya. “Iya, tadi diambil dan dibuka satu. Mereka mau memastikan kalau kondisi barang dalam parcel baik dan masa kedaluarsanya tidak lewat. Karena kan parcel terbungkus dan kadang barang di dalamnya tidak keliatan jelas label expirednya. Semua kondisi parcel kita bagus,” pungkasnya. (ica/han)

Berita Terkait