magista scarpe da calcio 1 Januari 2018, SID Dialihkan ke OJK


1 Januari 2018, SID Dialihkan ke OJK


 
MALANG - Mulai 1 Januari 2018, seluruh layanan Sistem Informasi debitur (SID) yang awalnya dikelola oleh Bank Indonesia (BI) dialihkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengalihan ke OJK ini sekaligus juga mengubah nama SID menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Kepala OJK Malang, Widodo mengatakan, tugas tersebut dialihkan ke OJK karena pengelolaan SID bukan tugas pokok dari BI.
“Nantinya, untuk SLIK kami menyiapkan minimal dua orang sebagai tim khusus SLIK,” kata Widodo pada Malang Post, Jumat (29/12).
Awalnya, SID dikelola oleh Bank Indonesia yang bisa mengetahui riwayat kredit seseorang di dunia perbankan dan lembaga keuangan lain, seperti perusahaan pembiayaan, lembaga penyelenggara kartu kredit hingga koperasi.
Seiring berjalannya waktu, BI mengembangkan hal tersebut dengan menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas data seseorang. Setelah melalui tahapan pengembangan secara intensif, Peraturan Bank Indonesia yang mengatur SID resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku sejak 1 Januari 2018.
Hal ini menjadi tanda berakhirnya era pengelolaan informasi perkreditan oleh BI pada 31 Desember 2017 sebagaimana telah diamanahkan dalam Keputusan Bersama BI-OJK. Pria berkacamata tersebut melanjutkan, penyerahan pelaksanaan SID dari BI menjadi SLIK oleh OJK dilakukan di gedung Bank Indonesia, Jakarta Kamis (29/12). 
“Untuk keperluan pelaksanaan tugas pengawasan, semua pengawas bank diberikan hak akses ke SLIK. Sedangkan untuk keperluan eksternal, akan dilakukan oleh dua orang staf khusus kami. Nantinya, SLIK akan memuat informasi lebih banyak dari SID,” papar Widodo.
Sementara itu, dengan peralihan SID ke OJK membuat BI semakin fokus dengan tugas utamanya di ranah makroekonomi. Sebaliknya, mikro dan individu sistem keuangan fokus dikerjakan oleh OJK. (tea/nda)

Berita Terkait