Furniture Kekinian Percantik Tampilan Rumah


MALANG - Pemilihan furniture merupakan hal yang penting untuk mendesain tampilan kamar atau rumah agar terlihat lebih eye catching.karena alasan itulah para pengusaha mebel terus berinovasi untuk menciptakan desain produk yang menarik dengan kualitas tinggi. Seperti yang dilakukan oleh Meubel Jakarta.
Dalam Malang Creative Fair yang dilaksanakan di Malang City Point, pihaknya menghadirkan desain untuk lemari dan juga meja rias kekinian dengan kualitas terbaik untuk mempercantik tampilan kamar.
Sales Promotion Girl Meubel Jakarta, Nurul Istiqomah mengatakan, pihaknya menyediakan kebutuhan tempat tidur yang dilengkapi dengan dipan dan matras. “Bentuk spring bed-nya tidak seperti yang dulu. Sudah mulai mengikuti zaman. Harganya di kisaran Rp 4 juta,” kata dia ketika ditemui Malang Post.
Untuk spring bed, Nurul melanjutkan, terbuat dari bahan latex yang mampu membuat pelanggan semakin nyaman. “Kalau yang capek kerja, kemudian leyehan di kasur, rasanya punggung itu nyaman, ukurannya juga pas dengan badan,” ujar dia.
Selain tempat tidur, Meubel Jakarta juga menyediakan lemari, meja rias dan buffet yang memiliki warna senada. Mulai dari putih hingga corak kayu. “Kalau diletakkan di sebuah kamar, tampilannya terlihat serasi. Saat ini, yang lagi banyak dicari warna putih, untuk desain kekinian ala shabby chic,” papar dia.
Untuk lemari, bahan yang dipergunakan adalah papan partikel, yang merupakan bahan tiruan kayu yang diimpor. Bahan tersebut mudah dibongkar pasang dan difungsikan sesuai dengan keinginan pemakainya. “Lemari dengan desain seperti ini memang paling banyak diminati oleh pembeli. Terlihat cantik dengan modelnya yang kekinian,” papar dia.
Pada gelaran Malang Creative Fair yang berakhir hari ini, pihaknya memberikan promo diskon 20 persen untuk produk lemari, dipan, meja rias, meja makan, buffet hingga rak tv. “Kalau belinya lebih dari dua item, saya beri diskon tambahan sebesar 5 persen. Kalau pelanggan beli lebih dari dua item, kami beri tambahan diskon lagi sebanyak 5 persen,” kata dia.
Nurul menegaskan, untuk pembelian produk bisa dilakukan dengan cara kredit maupun tunai keras. “Diskon tersebut hanya berlaku ketika pameran saja. Di luar pameran, harga sudah berbeda, disesuaikan dengan harga toko. Bisa juga dilakukan kredit dan juga negoisasi harga,” pungkas dia.(tea/nda)

Berita Terkait