Minim Pengguna, Asuransi Astra Gencar Sosialisasikan Aplikasi Otocare


MALANG – Di awal 2018, Asuransi Astra akan menggencarkan sosialisasi aplikasi Otocare. Pasalnya, di  wilayah Malang hanya 2-3 persen yang menggunakan aplikasi tersebut.  Padahal aplikasi yang baru diupgrade pada 2017 lalu itu dapat mempermudah nasabah Asuransi Astra untuk memperoleh berbagai macam informasi.
Kepada Malang Post, Branch Manager Asuransi Astra Branch Malang, Ruby Theofelea mengatakan, aplikasi Otocare tersebut merupakan aplikasi yang memudahan masyarakat agar lebih aman dan nyaman ketika berkendara. “Pada aplikasi tersebut, dilengkapi dengan menu reminder, kapan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan asuransi kadaluwarsa,” terang dia ketika ditemui Malang Post.
Aplikasi yang juga memberikan tips aman berkendara tersebut juga dilengkapi dengan informasi kantor polisi, pom bensin, bengkel, kantor cabang asuransi, rumah sakit hingga supermarket terdekat dari lokasi terakhir sang pengguna. “Aplikasi tersebut juga disertai dengan Call Garda Akses. Selain itu, rate asuransi yang dibayarkan bulan depan juga bisa dihitung langsung,” papar pria yang akrab disapa Theo tersebut.
Theo menambahkan, jika ada nasabah yang ingin melakukan klaim kendaraan juga bisa melalui aplikasi tersebut. Bahkan, proses klaim juga bisa diawasi. “Jika kendaraan pelanggan mengalami mogok di jalan, juga bisa melakukan pemanggilan mobil derek. Secara otomatis, lokasi akan langsung terdeteksi,” jelas Theo.
Saat ini, secara nasional, jumlah user yang sudah mendownload aplikasi tersebut sebanyak 100 ribu orang. Pihaknya menargetkan seluruh pelanggan secara maksimal mengunduh aplikasi tersebut. Sehingga, beberapa diler hingga customer service harus bekerja keras untuk mengedukasi pelanggannya. “Sosialisasi tersebut kami lakukan supaya para nasabah aware dan mendownload aplikasi tersebut. Selain Otocare, untuk menunjang asuransi kesehatan, kami juga memiliki aplikasi Med Care,” pungkas dia.(tea/nda)

Berita Terkait