Swiss-Belinn Hotel Angkat Okupansi, Diskon Kamar


MALANG – Berbagai promo digeber Swiss-Belinn Hotel Malang untuk menggenjot okupansi selama low season Januari-Februari. Promo ini dihadirkan untuk pemesanan kamar melalui website resmi dan tamu walk in.
General Manager Swiss-Bellin Malang, Gunawan TD Putra mengatakan selama low season, rata-rata okupansi berada di angka 40 persen sampai 50 persen. Sementara di bulan-bulan biasanya, rata-rata okupansi mencapai lebih dari 70 persen. “Kami berusaha untuk menggenjot okupansi, salah satunya dengan menggelar promo diskon,” ujar Gunawan saat ditemui Malang Post.
Untuk promo yang digeber melalui website resmi, setiap pemesanan kamar, tamu akan mendapatkan diskon sebesar 30 persen. Sedangkan khusus untuk tamu walk in, Swiss-Belinn memberikan diskon sebesar 15 persen. “Promo ini berlaku untuk seluruh jaringan Swiss-Bell di Indonesia. Khusus Swiss-Belinn Malang, kami menambah promo untuk para tamu, yakni diskon 10 persen untuk laundry dan 5 persen untuk food and beverages,” sambungnya.
Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan, saat ini, yang memberikan kontribusi paling besar untuk okupansi di Swiss-Belinn adalah corporate, yakni  mencapai 45 persen. Untuk government di angka 10 persen, OTA sebesar 30 persen dan travel agent sebesar 15 persen. "Oleh karena itu, untuk corporate, kami juga memberikan diskon tambahan. Selain itu, juga ada tambahan satu malam free untuk penjualan 15 kamar," lanjut dia.
Sementara itu, selama low season Januari-Februari, Gunawan memanfaatkan momen ini untuk melakukan training ke beberapa karyawannya guna memaksimalkan pelayanan. "Kami manfaatkan low season untuk training. Supaya ketika high season nanti, tamu yang datang bisa dilayani dengan baik dan maksimal. Sehingga, tamu merasa puas dan kembali lagi ke hotel kami ketika singgah di Malang," ungkap dia.
Ke depan, Gunawan menuturkan, pihaknya juga akan menggeber beberapa paket yang mampu menarik pendapatan dari sektor lain, seperti paket city tour, tour ke bromo, birthday party hingga wedding. "Kami optimis bisa mendongkrak pendapatan. Target kami okupansi rata-rata tahun ini bisa tembus 90 persen," pungkas dia.(tea/nda)

Berita Terkait