The 1O1 Malang OJ Hotel Mantapkan Rebranding, Fokus Renovasi


MALANG – Memantapkan langkah untuk re-branding, The 1O1 Malang OJ Hotel menyiapkan sederet program pembangunan. Selain renovasi di berbagai fasilitas yang sudah ada, program pembangunan ini juga akan dilakukan untuk menambah beberapa fasilitas baru.
General Manager The 1O1 Malang OJ Hotel, Anzar Maulana mengatakan sesuai dengan semangat rebranding yang sesuai dengan standar The 1O1, yakni Smart, Stylish and Experience, pihaknya akan melakukan perubahan-perubahan sehingga tampilan hotel bisa lebih dinamis dan mampu memberikan pengalaman tersendiri bagi para tamu.
“Tahun 2018 ini kami akan lebih fokus untuk melakukan renovasi agar identitas The 1O1 semakin dikenal oleh para tamu dan juga masyarakat Malang Raya,” ujar Anzar saat ditemui Malang Post
Beberapa spot yang menjadi perhatian utama dalam program ini adalah area kolam renang, restoran di lantai bawah dan ikon The 1O1 Malang OJ Hotel, Skyroom, baik indoor maupun outdoor. “Kami juga akan menambah fasilitas spa dan fitness center. Ini semua kami lakukan untuk meningkatkan kepuasan para tamu yang datang,” terang dia.
Pria asal Makassar tersebut melanjutkan, pihaknya juga akan memperbanyak promo di sektor Food and Beverages (F&B), salah satunya dengan produk cake and pastry. Selain itu, untuk lebih memeriahkan promo F&B, setiap bulan bakal digeber kegiatan entertainment.
“Nantinya, akan ada 12 event. Dengan adanya event tersebut, kami menargetkan peningkatan kontribusi pendapatan hingga 50 persen. bahkan, kalau bisa melampaui pendapatan kamar,” jelas Anzar.
Sementara untuk okupansi kamar, sepanjang 2018 kali ini, pihaknya menargetkan rata-rata okupansi di angka 78 persen. Jika di-break down, Online Travel Agent ditarget memberikan kontribusi terhadap okupansi sebesar 25 persen dan dari tamu government sebesar 36 persen. “Kamar sudah termasuk dengan banquette. Rata-rata, orang government sering melakukan meeting di atas dua hari sehingga bisa menambah long of stay,” lata dia.
Anzar menambahkan, pihaknya mengaku optimis mampu mengejar target okupansi dan F&B karena menurutnya, Malang dijadikan jujugan wisata. Apalagi, tahun ini, Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pariwisata menjadikan Gunung Bromo sebagai tujuh destinasi wisata nasional. “Tingkat hunian pasar Eropa hingga di angka 30 persen berdasarkan kunjungan geografi asal negara,” pungkas Anzar.(tea/nda)

Berita Terkait