BFI Finance Maksimalkan Aplikasi Pengajuan Kredit


MALANG - Permintaan kredit kendaraan bermotor terus meningkat setiap tahunnya.Untuk memenuhi hal itu, lembaga pembiayaan terus berkembang dan melakukan inovasi. Seperti yang dilakukan oleh, mereka memiliki aplikasi yang mampu mempermudah masyarakat yang membutuhkan proses kredit dan pencairan dana secara cepat.
Branch Manager Produk Motor BFI Malang, Agung Ambara menerangkan, secara year to year permohonan kredit yang diajukan masyarakat terus meningkat. "Peningkatan pengajuan kredit untuk motor tumbuh diangka 50 persen. Sedangkan untuk mobil di angka 30 persen," terang dia ketika ditemui Malang Post, kemarin.
Pada 2018 kali ini, pihaknya memprediksi peningkatan pada skala yang sama. Untuk mengejar target itu, pihaknya mulai melakukan inovasi dan pengembangan produk. Sejak tahun 2017 sudah mulai memiliki aplikasi khusus untuk mempermudah masyarakat. Aplikasi tersebut dinamai dengan BFI Finance.
“Pada aplikasi tersebut, masyarakat yang tertarik ingin menjadi agen kami bisa join. Nantinya, mereka yang mendaftar akan mendapatkan id dan password khusus dari kami. Semacam agen laku pandai yang dimiliki oleh bank,” terang Agung.
Selain itu, aplikasi tersebut juga bisa dimaksimalkan oleh masyarakat yang ingin melakukan pengajuan kredit.Masyarakat yang ingin mengajukan kredit melalui aplikasi akan langsung direspon oleh kantor pusat. “Kemudian, data pengajuan tersebut diberikan kepada kantor cabang untuk di follow up dan diproses. Proses tersebut memakan waktu maksimal satu hari. Batching pencairan dana kami sudah terjadwal dan maksimal pukul 19.00 setiap harinya,” jelas dia.
Lebih lanjut, pria asal Bali tersebut menuturkan, untuk pembiayaan kredit memiliki berbagai macam program, Dealer Financing (DF) yang fokus terhadap pembiayaan mobil bekas, Non Dealer Financing Car yang fokus terhadap pembiayaan yang menggadaikan BPKB mobil. “Dana yang berasal dari gadai mobil tersebut bisa digunakan untuk renovasi rumah, modal usaha atau modal menikah. Bisa dikatakan ini sebagai kredit multiguna,” papar dia.
Selain Non Dealer Financing Car, pihaknya juga memberikan kredit serupa untuk gadai sepeda motor, yaitu Non Dealer Financing Motorcyle. Fungsinya sama, yaitu gadai BPKB motor untuk kebutuhan lain. “Pada Desember 2017, hampir 3.500 kontrak pengajuan yang ada,” jelas Agung.
Agung menambahkan, program terakhir yang dimiliki adalah program yang memberikan pembiayaan untuk KPR rumah dengan sertifikat yang ada. “Program ini juga bisa dimaksimalkan untuk pembiayaan renovasi rumah juga. Berdasarkan program yang ada, pengajuan pembiayaan yang diminta oleh masyarakat memberikan kontribusi hampir sama rata. Artinya, kebutuhan masyarakat juga bertambah,” pungkas dia.(tea/aim)

Berita Terkait