Dongkrak Pengunjung, Perbanyak Event


 
MALANG – Giant Ekstra Sawojajar mendongkrak traffic dengan menggelar berbagai event. Tak hanya event regular, tetapi juga acara-acara tematik yang membidik komunitas atau pasar tertentu. Seperti yang dilakukan Minggu (21/1). Bertajuk Sound of Animal and Pet Care Day, acara ini digelar untuk membidik para pecinta binatang dan anak-anak melalui kegiatan lomba mewarna.
Store General Manager Giant Ekstra Sawojajar Malang, Etik Setyorini mengatakan, untuk event regular, timnya menggelar senam bersama setiap Minggu pagi dengan berbagai gimmick untuk para peserta. Berjalan beberapa bulan, aktivitas ini sudah mengumpulkan peserta setia yang jumlahnya cukup besar.
“Di luar event senam yang didominasi ibu-ibu, kami ingin menggaet pasar lainnya yang lebih beragam. Karena itu, kami berupaya untuk menggelar agenda lain yang berbeda pasarnya. Salah satunya event ini (Sound of Animal),” beber Etik pada Malang Post.
Pada acara ini, Giant Ekstra Sawojajar mengundang 11 komunitas hewan peliharaan untuk memeriahkan acara tersebut. Komunitas yang dihadirkan tersebut adalah komunitas kucing, anjing hingga reptil. Mereka tidak hanya memamerkan binatang kesayangannya, tetapi juga memberikan edukasi tentang perawatan hewan peliharaan.
“Hal ini jarang sekali terjadi. kami menggandeng mereka untuk memberikan edukasi bagaimana cara merawat hewan peliharaan mereka. Pada kesempatan tersebut, anggota komunitas juga memberikan imbauan untuk tidak menyakiti hewan,” terang Etik kepada Malang Post.
Pada kesempatan tersebut, mereka juga membuka satu stand bazaar yang menjual berbagai macam kebutuhan hewan peliharaan.
“Nah, hal ini mampu menarik perhatian anak-anak. Apalagi, kebanyakan pengunjung juga memiliki hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing. Di sana, juga bisa mendapatkan vaksin untuk binatang kesayangannya,” lanjut dia.
Etik menuturkan, kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan mampu mendongkrak pengunjung Giant Ekstra Sawojajar hingga 10 persen pada setiap event yang diadakan.
“Kami ingin membuat anak-anak tertarik. Saat ini, anak-anak menjadi decision maker. Jadi, ketika anak ingin pergi ke suatu tempat karena ada hal yang menarik, secara otomatis, orang tuanya pasti mengikuti,” pungkas dia. (tea/nda)