Olahan Iga Manjakan Tamu Aria Gajayana


MALANG - Aneka olahan iga menjadi senjata Hotel Aria Gajayana untuk memikat para tamu. Sejak awal Januari lalu, menu serba iga dihadirkan dan langsung menjadi favorit di antara menu lainnya.
General Manager Hotel Aria Gajayana Malang, Ratna Dwi Rachmawati mengatakan, beberapa menu iga yang dihadirkan pada awal tahun ini antara lain Iga Asam Manis, Iga Masak Cabe Hijau, Iga Asam Pedas dan Iga Masak Cabe Keriting. Untuk harga, Aria Gajayana membanderol sekitar Rp 59 ribu per porsi.
“Olahan iga masih menjadi favorit masyarakat, Itu sebabnya kami memutuskan, menu of the month kali ini adalah serba iga. Targetnya, setiap hari setidaknya ada lima porsi untuk masing-masing varian,” terang Ratna ketika ditemui Malang Post.
Untuk mendampingi kenikmatan olahan iga, Aria Gajayana menghadirkan menu minuman tradisional yang bertajuk ‘Wedang Jumenenge Ati’. Rangkaian menu ini terdiri dari wedang serai, wedang jahe, wedang madu, wedang daun jeruk dan wedang kayu manis. Harga yang dibanderol sekitar Rp 25 ribu per gelas. “Kami juga menghadirkan menu tradisional khas Malangan untuk menarik tamu. Menu tersebut sengaja kami tawarkan untuk melengkapi koleksi sajian menu kami, mulai dari khas Indonesia hingga western food,” jelas Ratna.
Selain menggeber menu baru, Aria Gajayana juga memberikan promo khusus untuk tamu yang melakukan check in secara langsung (walk in). “Untuk tamu walk in dan melakukan check in melalui front desk, kami memberikan harga khusus, yaitu Rp 785 ribu. Dengan adanya promo tersebut, kami berharap bisa mengerek okupansi naik di angka 66 persen,” kata dia.
Wanita berambut pendek tersebut menuturkan, hotel yang berada di bawah komandonya tersebut juga menyediakan enam meeting room dan satu ballroom yang mampu menampung 30 orang hingga 1.500 orang. Keberadaan meeting room dengan berbagai ukuran ini  mendukung kontribusi dari sektor Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE). Sektor MICE sendiri mampu menyumbangkan omzet hingga 30 persen terhadap total pendapatan. “Sepanjang bulan Oktober hingga Desember 2017, ballroom kami yang baru, yakni Mahameru, laris manis. Sebanyak 60 event sudah diadakan di sana,” tandas dia.(tea/nda)

Berita Terkait