Tren Monochrome Angkat Sales Produk Baru Maybelline


 
MALANG – Tren make up monochrome yang hits di awal tahun 2018 sukses mengangkat penjualan produk baru milik Maybelline. Berbagai produk kosmetik yang baru dirilis, seperti Master Strobing, Age Rewind, Color Jolt Push Up Angle, Mascara Baby Shot hingga Baby Skin diburu kaum hawa untuk menunjang penampilannya.
Beauty Advisor Maybelline Matos, Mathilda Valencia mengatakan, make up monochrome yang tengah gencar dikampanyekan oleh Maybelline merupakan make up yang menonjolkan warna tajam.  “Kalau sebelumnya, tren warna yang hits cenderung nude dan cokelat. Saat ini justru monochrome namun dengan catatan warna yang diaplikasikan lebih bold seperti merah, ungu, fuschia dan coral,” beber Mathilda. 
Perempuan berkulit putih ini menambahkan, paduan make up monochrome menitikberatkan pada tampilan blush on dan warna bibir yang menonjol. Paduan make up tersebut terdiri dari alas primer, foundation, concealer dan ditumpuk dengan bedak padat. 
“Kemudian, dikombinasikan dengan contouring dan higliter. Warna blush on dan bibir lebih terlihat. Biasanya, lipstick yang digunakan berwarna merah dan blush on-nya berwarna ombre, perpaduan merah dan pink. Contouring berfungsi agar wajah lebih tirus dan awet muda,” terang dia ketika ditemui Malang Post.
Produk Master Strobing merupakan highliter berbentuk cream yang dapat menghasilkan contouring yang lebih berkilau, terutama di bagian pipi. Age Rewind merupakan concealer yang berfungsi untuk menyamarkan kerutan di bagian bawah dan samping mata. Untuk memaksimalkan make up bibir, Maybellin menghadirkan Color Jolt, yakni lip cream dengan warna-warna yang lebih intens. “Cocok untuk menunjang make up monochrome,” sambungnya.
Push Up Angel merupakan mascara keluaran Maybelline yang bisa menghasilkan bulu mata lenti, lebat dan lebih dramatis. Sedangkan untuk kebutuhan alas make up, Maybelline menawarkan Baby Skin. Kelebihan produk ini dapat membuat make up lebih awet.
Lebih lanjut, Mathilda mengungkapkan, dari produk tersebut, sekitar 50 persen unit penjualan adalah produk foundation dan two way cake.
“Kemudian, sekitar 20 persen dirajai oleh penjualan mascara. Kebanyakan, yang membeli kebutuhan make up adalah anak kuliahan. Sebab, kami menjual produk di sekitar wilayah kampus,” pungkas dia.(tea)

Berita Terkait