Komitmen Jaga Kualitas dan Akurasi


 
MALANG - Perusahaan Timbangan "SIMA" (Sima Scales) yang telah lama dikenal sebagai salah satu perusahaan produk alat ukur atau timbangan di Kota Malang, berkomitmen untuk terus mengembangkan pangsa pasarnya di Indonesia. Perusahaan yang telah beroperasional lebih dari 50 tahun ini tetap akan menggunakan strategi andalannya, yaitu dengan mempertahankan kualitas produk mulai dari komponen atau material hingga tingkat keakurasian timbangan.
Alat ukur timbangan produksi dari perusahaan yang beralamat di Jalan Mayjen Panjaitan 159 ini menggunakan komponen komponen ramah lingkungan yang tidak menggunakan bahan kimia berbahaya dan telah disesuaikan dengan ilmu metrology.
Sejak didirikan tahun 1964 silam, Sugiarto, pemilik Sima Scales, memang tak ingin sedikitpun merubah kualitas produknya dari pendiri awalnya Nyoto Boediono yang juga merupakan ayahnya. Dengan konsistensinya menjaga kualitas produk inilah, Kota Malang bahkan telah dikenal sebagai barometer para konsumen timbangan se-Indonesia.
“Kota Malang ini bahkan menjadi barometer dan terkenal dengan kualitasnya,” kata Sugiarto kepada Malang Post.
Sugiarto yang bertanggung jawab mengelola produk timbangan berlogo tokoh pewayangan Rama ini pun, tak ingin menyia-nyiakan kepercayaan tersebut. Sugiarto berani menjamin produknya memiliki kualitas terbaik sesuai dengan standar kemetrologian. Hal ini dibuktikan dengan komitmen Sugiarto untuk terus memantau secara kontinyu proses pembuatan produk, dengan mengontrol skill SDM, pembuatan dan perakitan, hingga teknik khusus untuk mengukur keakurasian timbangan.
“Kami mengolah besi, baja, kuningan dan tembaga sampai dengan menjadi timbangan secara manual. Hasil produk timbangan kami adalah buah dari kerajinan tangan para pekerja kami yang sudah profesional dan berpengalaman puluhan tahun,” kata Sugiarto.
Dengan timbangan kualitas terbaik tersebut, Sugiarto tak menampik bahwa harga timbangannya juga turut menyesuaikan dengan produk. Sugiarto enggan mengorbankan kualitas produk dengan harga yang murah.
“Kita tetap dengan kualitas yang terbaik, walaupun harga lebih mahal sedikit, kita tetap punya pasar sendiri yang benar benar mengutamakan kualitas,” ungkapnya. 
Produk timbangan yang diproduksi dan banyak diminati hingga kini adalah timbangan CB (Centicimal Bascule/Sentisimal) atau biasa masyarakat umum dikenal dengan sebutan timbangan duduk), timbangan Dacin Logam, timbangan Meja, timbangan Hewan, dan timbangan Barang (Extra Large). 
Seiring dengan pemasaran dari Sima Scales yang terus meningkat, Sugiarto berharap agar timbangan yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah dan ilmu metrology harus diawasi secara ketat agar tidak berdampak negative kepada aktifitas perdagangan mayarakat yang telah sesuai dengan peraturan.
“Arus elektronik yang masuk itu dibatasi untuk kualitas tertentu. Nggak bisa alat elektronik yang kualitasnya ecek ecek dari Cina itu bisa masuk ke sini. Jadi perlu bagi pemerintah untuk kembali mengaktikan pengawasan dan penindakan terhadap aktifitas dan industri perdagangan yang menggunakan timbangan berkualitas buruk dan bahkan yang tidak menggunakan tera, karena sangat merugikan masyarakat,” pungkasnya. (yan/sir/nda)

Berita Terkait