BNI YAP! Sasar Milenial


 
MALANG - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali menghadirkan inovasi produk digital. Setelah UnikQu, BNI meluncurkan aplikasi pembayaran terbaru dengan nama Yor All Payment (YAP!). Aplikasi ini dihadirkan dengan membidik generasi milenial.
Pjs Head of Performance Business and Service Regional Wilayah Malang, Jumari mengatakan, aplikasi tersebut merupakan salah satu metode pembayaran dengan memanfaatkan aplikasi di ponsel pintar.  “Transaksi ini lebih simple. Hanya dengan menggunakan mobile langsung, bisa langsung melakukan transaksi. Sehingga, pengguna yang dompetnya ketinggalan tidak perlu panik,” papar dia kepada Malang Post.
Berbeda dengan UnikQu, pengguna aplikasi YAP!, tidak perlu top up dana untuk menggunakannya. Sebab pada aplikasi ini, pembayaran dapat menggunakan kartu debit atau kredit BNI yang dimlikinya. Media pembayarannya sendiri seperti UnikQu, yakni menggunakan QR Code. 
“Jadi, metode pembayarannya dengan menggunakan QR Code Scanner. Setiap device harus terkoneksi dengan jaringan internet. Setelah melakukan scanning, nasabah tinggal input nominal transaksi dan pin kartu kredit atau debit yang divalidasi oleh host bank,” jelas dia.
Dengan kemudahan dan keamanan yang berbasis smartphone, aplikasi tersebut akan menyasar segmen milenial. 
“Karena segmen milenial sudah sangat akrab dengan teknologi dan bahkan menurut penelitian kalangan milenial memegang handphone lebih dari 3 jam dalam satu hari,” beber dia.
Jumari menambahkan, pihaknya akan melakukan pemasaran secara masif melalui 80 outlet di seluruh wilayah Malang Raya.
“Kami juga akan menyebarkan informasi ini melalui media sosial,” papar dia.
Sementara itu, CEO BNI Malang, yessy Kurnia menambahkan, sejak diluncurkannya aplikasi tersebut, pihaknya sudah bekerjasama dengan beberapa merchant yang ada di Kota Malang. Di antaranya Noodle Inc, Terminal Mie, Avantree, Meteor Cell, Tiga Putra dan lainnya.
“Sejauh ini, sudah terpasang barcode di 30 merchant. Sedangkan yang masih dalam proses akuisisi sampai saat ini berjumlah 122 merchant,” tandas dia.(tea/nda)

Berita Terkait