Cuaca Ekstrem, Harga Naik Melambung


MALANG - Hampir satu bulan belakangan ini, wilayah Malang Raya mengalami cuaca ekstrim. intensitas hujan disertai angin kencang cenderung tinggi. Ternyata, kondisi tersebut berpengaruh terhadap harga ikan laut di pasaran. Sebab, tidak ada nelayan yang berani melaut.
Pedagang Ikan Laut di Pasar Besar Malang, Maria Ulfa mengatakan, harga ikan laut selama satu bulan terakhir mengalami kenaikan, seperti harga Ikan Tengiri yang mulanya Rp 75 ribu menjadi Rp 85 ribu per kilogram. “Kemudian, Ikan Bawal Hitam harganya Rp 60 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram,” terang dia.
Selain itu, harga ikan tuna juga mengalami kenaikan, jika sebelumnya Rp 30 ribu menjadi Rp 38 ribu per kilogram. Bahkan, ikan tongkol yang semula Rp 25 ribu per kilo, kini menjadi Rp 35 ribu per kilogram. "Cumi-cumi yang biasanya Rp 50 ribu, menjadi Rp 60 ribu per kilo," ujar dia.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut karena cuaca yang cukup ekstrim. Sehingga, banyak nelayan yang tidak melaut. “Selain itu, pasokannya juga berkurang. Sementara, permintaan masyarakat juga cukup banyak,” ungkap dia.
Biasanya, lanjut Maria, ia memasok ikan tengiri sebanyak 30 kilogram per hari. Saat ini, hanya sekitar 10 sampai 15 kilogram saja. “Saya ambil dari Probolinggo. Kalau ikan tongkol dan tuna ambil dari Sendang Biru, di Malang Selatan,” ujar dia.
Lebih lanjut, Maria mengungkapkan, ia memprediksi, kenaikan harga ikan tersebut akan berlangsung hingga perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 5 Februari. “Mungkin sampai Imlek. Sebab, ombak juga masih cukup tinggi,” beber dia. (tea/aim)

Berita Terkait