Habbit Eatery, Beri Ruang Berkarya dan Ekspresi Para Difabel


MALANG - Seiring berjalannya waktu, banyak tempat nongkrong dan rumah makan bermunculan di Kota Malang. Beberapa tempat tersebut memiliki ciri khas tersendiri sehingga banyak diburu oleh pengunjung. Seperti Habbit Eatery, café yang terletak di kawasan Jalan Lawu ini memiliki kolam kecil yang ternyata banyak diminati pengunjung.
Pada kolam kecil tersebut juga dilengkapi dengan beberapa bangku. Sehingga, pengunjung yang datang memiliki sensasi berbeda ketika menikmati sajian kuliner yang ada. Apalagi, ketika sore hari dan suasana sedang panas-panasnya, para pengunjung bisa mencelupkan kakinya ke kolam sehingga memberi efek segar alami.
Namun, siapa sangka, tempat nongkrong hits dengan suasana cozy tersebut ternyata merangkul orang-orang yang kurang beruntung. Di balik tampilan keren tersebut, mereka mempekerjakan dua orang yang difabel.
Manager Habbit Eatery Andrianto Heru mengungkapkan, pihaknya memang membuka kesempatan bagi para difabel untuk menujukkan skill dan kemampuannya. “Selain mengikuti dengan aturan pemerintah, kami ingin merangkul mereka supaya bisa berekspresi dan berkarya,” ungkap Andrianto.
Habbit Eatery ingin memberikan wadah dan juga ingin mengedukasi kepada masyarakat supaya tidak memandang sebelah mata oarang-orang difabel. Pasalnya manusia diciptakan sama dibekali dengan skill dan kemampuan. Bahkan tak jarang mereka juga bisa menginspirasi orang lain untuk tidak mudah menyerah.
Menurutnya, orang-orang difabel selama ini banyak yang ingin menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Namun, terbatas oleh pandangan dan kepercayaan masyarakat lain. “Selama mereka memiliki kemampuan, ruang untuk mengekspresikan diri dan kepercayaan untuk melakukan sesuatu, saya yakin mereka bisa berkarya,” paparnya.
Kunci utama difabel dapat bekerja ialah motivasi. Berbekal motivasi itulah mampu menciptakan dorongan bagi meraka dalam melakukan usaha untuk mendapatkan sebuah pekerjaan, beradaptasi, serta mengatasi setiap tantangan.
"Sebelumnya mereka beradaptasi dengan karyawan yang lain, sehingga apabila sudah akrab akan merasa hangat dan nyaman untuk bekerja. Siapapun yang bekerja di sini adalah keluarga,” tegasnya. (lin/lim)

Berita Terkait