Please disable your adblock and script blockers to view this page


MFR Jadi Inspirasi Tren Fashion 2019

 
MALANG – Gelaran Malang Fashion Runaway (MFR) 2018 yang digelar dua hari, Sabtu (27/10) dan Minggu (28/10), mendapat apresiasi luar biasa dari pecinta dan pengamat fashion di Malang Raya. 36 desainer dan 50 top model wanita maupun pria dari berbagai daerah mampu  memikat para pengunjung yang hadir di Grand Hall Malang Town Square (Matos).
Perhelatan fashion skala internasional tersebut menghadirkan karya dari puluhan desainer kenamaan, baik dari Malang maupun luar kota Malang. Berbagai macam busana, mulai dari baju santai, kerja, hijab, casual, hingga gaun mewah ditampilkan secara bergantian.
Marcomm Manager Matos, Sasmitha Rahayu mengungkapkan, event fashion itu diadakan sejak tahun 2017 lalu. Tujuannya, yakni mengembangkan potensi desainer Malang Raya.
“Melalui ajang ini, kami berharap bisa mewadahi desainer muda Malang Raya. Sehingga, bisa bersaing untuk bisa tampil di kancah nasional maupun internasional,” terang Sasmitha kepada Malang Post.
Minggu (28/10) malam kemarin, ada 11 desain baju yang menampilkan hasil kreasi dan inovasi trend fashion 2019. Kesebelas desainer ini ialah Putri Variza by Iva Zaeni, Orsee, Isyam Syamsi, Batik Keraton by KCB Indonesia Malang Raya, Silla Moda by Ziza, Iinzimo, Gabs Jeans, Alfatir X Noor, Quinna School of Fashion, H2R by Hefy Rasyid x Andy Sugix, dan Runako by Agus Sunandar. Malang Fashion Runway ini juga menghadirkan bintang tamu, desainer Surabaya Alben Ayub.
Tahun ini, kegiatan yang mengusung tema MoDecade menampilkan karya yang mengilustrasikan perkembangan mode fashion selama satu dekade ini. Tak hanya itu, ajang ini juga akan menampilkan tren mode fashion yang akan tampil di tahun 2019.
"Semua desainer menampilkan karya terbaiknya dalam ajang Malang Fashion Runway," ungkapnya.
Sasmitha mengungkapkan, ajang MFR tampil berbeda dari tahun sebelumnya. Selama dua hari, ajang tersebut menampilkan parade peragaan busana non stop dihadapan para pengunjung yang hadir.
Sehingga, mereka betah berlama-lama duduk masis dan menikmati sajian hiburan tersebut. Perhelatan akbar tersebut terbilang sukses. Sebab, sejak dari awal, beberapa undangan untuk acara tersebut sudah habis diburu fashion people.
“Kami berterima kasih kepada para pihak yang ikut mendukung suksesnya acara ini. Dengan ini, kami berharap, bisa memberikan inspirasi berbusana kepada fashion people. Mudah-mudahan, tahun depan kami bisa memberikan acara fashion yang lebih spektakuler lagi tahun depan,” tandas dia. (tea/aim)