Penukaran Uang Baru BI, Cepat dan Nyaman


MALANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang menggelar penukaran uang baru pecahan kecil bersama 12 perbankan lainnya di Gedung Kartini. Hari pertama pembukaan, Minggu (26/5) ribuan warga memadati gedung di jalan Tangkuban Perahu sejak Subuh demi mendapatkan uang baru untuk dibagikan saat Hari Raya Idul Fitri mendatang.
BI Malang akan melayani penukaran uang baru pecahan kecil hingga Minggu (2/6) atau selama 8 hari ke depan. Setiap hari jumlah transaksi dibatasi hanya 1200 penukar. Masing-masing orang atau satu KTP diwajibkan melakukan satu kali penukaran dengan jumlah minimal Rp 500 ribu dan maksimal Rp 3.7 juta.
Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Azka Subhan mengatakan, seperti permintaan masyarakat BI melakukan Clean Money Policy yakni memberikan uang yang baru dan layak edar.
"Saat yang tepat untuk mengedarkan uang saat lebaran, kami telah menyiapkan Rp 4.7 triliun untuk semua termasuk transaksi ATM, 70 persen disalurkan ke perbankan, dari jumlah total 75 persen untuk pecahan besar (UPB) Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu," ujar Azka.
Sedangkan 25 persennya untuk uang pecahan kecil (UPK). Dari jumlah ini sebanyak 12 persen atau sekitar Rp 53 miliar UPK disediakan untuk layanan ke masyarakat di Gedung Kartini selama delapan hari.
Secara keseluruhan sejak Senin (20/5) hingga Jumat (24/5) uang yang sudah ditukarkan mencapai Rp 1.752.492.600.000 (Rp 1.7 triliun) dari Rp 4.7 triliun. Terdiri atas 75 persen atau sebesar 1.313.455.000.000 UPB dan 25 persen atau sebanyak Rp 439.037.600.000 UPK.
Penukaran UPK secara masal kali ini digelar berbeda lantaran berlokasi di gedung ber AC dan tersedia tempat duduk sehingga diharapkan masyarakat Malang lebih nyaman tanpa harus berpanas-panasan.
Pembukaan penukaran UPK juga dihadiri oleh segenap tamu undangan termasuk Ketua TP PKK, Widayati, S.Sos.,MM. Istri Wali Kota Malang ini mengapresiasi langkah BI Malang dalam memberikan falilitas kepada masyarakat dengan memperhatikan kenyamanan.
"Saya menghimbau kepada masyarakat Kota Malang, karena penukaran uang sudah difasilitasi oleh BI Malang, monggo bersama-sama menukarkan di sini. Jangan yang di jalan-jalan yang harus memberikan tambahan dan keasliannya belum tentu akurat," tegas Widayati.
Layanan memuaskan dari BI Malang ini juga dirasakan oleh penukar. Salah satunya warga Bareng bernama Sri Budi. Perempuan 58 tahun ini datang dengan sang suami untuk menukarkan uang masing-masing sejumlah Rp 3.7 juta. "Alhamdulilah, penukaran uang kali ini memuaskan sekali, teratur, nyaman dan layanannya juga cepat," terangnya.
Ia berharap di tahun-tahun berikutnya tetap seperti ini layanan penukaran uangnya. Sehingga masyarakat bisa lega dan lebih nyaman untuk menukar. "Tahun ini penukaran paling enak baik dari segi tempat maupun prosesnya," tandasnya.
Pada Senin (27/5) hari ini, BI Malang juga menggelar pasar murah untuk kebutuhan lebaran nanti. Pasar murah digelar di Stadion Gajayana Malang. (lin/lim)

Berita Terkait