Tawarkan Kitchen Set Custom


MALANG - Konsep ruangan yang nyaman menjadi idaman setiap keluarga. Tak jarang butuh jasa desain interior untuk mempercantik rumah. Salah satu show room yang bisa menjadi pilihan adalah King Living Interior.
Beragam jasa yang ditawarkan di antaranya wardrobe, living room, dining room, kitchen set, dan badroom. Produk unggulan paling banyak diminati adalah kitchen set dan wardrobe. Itu lantaran King Living Interior bisa melayani custom sesuai keinginan pelanggan.
"Apalagi gerai kami dari luar display yang paling menonjol kitchen set. Jadi mereka langsung tertuju ke produk ini. Kebanyakan tertarik karena bisa custom dan pabrikasinya dari kami sendiri sehingga terjamin kualitasnya," ujar karyawan King Living Interior, Yolanda Mutiara Sari.
Kitchen set yang ditawarkan King Living Interior berbahan multiplek dengan standar finishingnya menggunakan HPL. Model ini biasanya disukai oleh pelanggan yang menggemari nuansa klasik. Keunggulannya bahan lebih tahan terhadap goresan, tahan air, panas serta zat kimia sehingga awet untuk jangka panjang.
Namun customer tetap bisa memilih finishing lainnya seperti duco, hanya saja harga dibandrol sedikit lebih tinggi. Kitchen set dengan finishing ini akan tampil lebih mewah, elegan dan menawan. Selain itu kelebihan yang menjadi daya tarik adalah pilihan warnanya yang beragam.
"Pilihan warnanya banyak, mulai dari warna natural hingga warna pastel. Baunya tidak menyengat seperti melamine sehingga aman untuk anak kecil. Bisa diterapkan pada berbagai jenis kayu, dan memberi hasil akhir yang terkesan mewah," jelas Yolanda.
King Living Interior menawarkan kitchen set dengan harga per meternya kisaran Rp 5.350.000 tipe premium dan tipe smart Rp 3.750.000 per meternya. Dengan pengerjaan yang mengutamakan deadline sesuai keinginan, tak ayal apabila desain interior ini banyak menerima pesanan dari luar kota.
"Dari Malang sendiri juga ada, yang sering orderan dari daerah Ijen, Tidar dan Araya. Kalau luar kota banyak. Karena King Living Interior juga bisa memesan waktu pengerjaan," tutupnya. (lin/lim)

Berita Terkait