Aplikasi Edupongo Permudah Komunikasi Wali Murid dan Sekolah



MALANG - Inagata Software Develompment meluncurkan aplikasi yang mempermudah komunikasi antara wali murid dan juga sekolah, yakni Edupongo kemarin. Melalui aplikasi tersebut, para wali murid, khususnya orang tua bisa mendapatkan berbagai macam informasi dari sekolah anaknya. Mulai dari kehadiran siswa di sekolah hingga berbagai macam pengumuman penting.
Founder dan CEO Inagata M. Miftahul Huda mengatakan, aplikasi tersebut menjadi sarana interaksi sekolah dengan para wali murid secara interaktif dan juga real time. “Dengan adanya perkembangan teknologi, hanya dengan satu genggaman tangan, para wali murid bisa mendapatkan informasi soal perkembangan anaknya di sekolah. Aplikasi ini bisa diakses dimanapun dan kapanpun,” ujarnya di sela-sela acara.
Ada berbagai macam fitur layanan yang disediakan pada aplikasi tersebut. Seperti Profil Sekolah, Profil Siswa, Live Chat dengan pihak sekolah, Fitur Pengumuman, Fitur Absensi hingga Fitur Pembayaran. “Sehingga, orang tua tidak perlu khawatir untuk ketinggalan informasi pembayaran atau pengumuman. Ada remindernya. Kemudian, orang tua juga bisa mengawasi anaknya jika ia membolos atau tidak masuk sekolah,” jelas dia.
Selain membantu memberikan informasi kepada para wali murid, aplikasi tersebut juga mempermudah pihak sekolah untuk menata data administrasi secara rapi dan terpusat, mempermudah merekapitulasi presensi dan pembayaran secara lebih mudah dan rapi hingga mempermudah mengelola nilai belajar siswa. “Edupongo dikelola melalui web service supaya dapat beroperasi selama 24 jam setiap hari,” kata dia.
Sampai saat ini, aplikasi tersebut sudah digunakan oleh beberapa sekolah di Malang, Rembang, Bojonegoro hingga Makassar dengan total lebih dari 20 sekolah dengan total pengguna 3.380 orang. “Sementara di Malang, ada SMA Lab UM dan SD Brawijaya Smart School. Ke depan, kami berharap aplikasi ini bisa merambah hingga nasional maupun internasional,” ungkap lulusan Teknik Informatika UIN terebut.
Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan fitur yang ada di dalam aplikasi tersebut, yakni nilai rapor. “Nantinya akan kami analisa dulu dengan pihak sekolah. Cukup menggunakan aplikasi saja atau dengan menggunakan kertas seperti rapor biasa,” tandasnya.(tea/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :