Chip Kecerdasan Intel Diklaim 100 Kali Lebih Hebat

 
JAKARTA - Intel resmi meluncurkan chip khusus untuk artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pertamanya. Chip yang diberi nama Intel Nervana ini diklaim akan membuat kecerdasan buatan 100 kali lebih hebat dan cepat. 
Dibandingkan Google, Apple, Qualcomm, dan Nvidia yang lebih dulu menggarap AI, langkah yang diambil Intel ini terhitung cukup lambat. Meski demikian, hal ini tak menyurutkan antusiasme Intel terjun menggarap AI.
Untuk mengejar ketertinggalannya, seperti dikutip detikINET dari CNET, Kamis (19/10/2017), dalam pembuatan chip Nervana ini, Intel menggandeng Facebook
"Kami sangat antusias dapat bekerja sama dengan Facebook untuk berbagi pemahaman teknis mereka yang kami bawa dalam generasi baru dari hardware AI ke pasar," tulis CEO Intel, Brian Krzanich.
Intel berencana membuat generasi pertama dari chip tersebut hanya tersedia bagi rekan bisnis seperti Facebook, untuk mendapatkan timbal balik dalam mengembangkan generasi selanjutnya. Adapun pengembangan generasi selanjutnya, diperkirakan mulai dikerjakan tahun depan.
"Pada 2020 kami menargetkan chip ini akan 100 kali lebih baik dari AI terbaik pada saat ini melalui neural processing," ujar Krzanich. 
Chip yang termasuk dalam keluarga Neural Network Processor (NNP) dan sebelumnya memiliki nama kode Lake Crest ini, dikatakan Naveen Rao, Vice President of AI Unit Intel, merupakan produk pertama di dunia yang secara spesifik merambah neural network. 
"Chip ini dapat bekerja dengan baik dalam menerapkan perhitungan algoritmik dan pelatihan terhadap AI, yang membutuhkan komputasi secara lebih intensif," ujar Rao.
Ia menambahkan, untuk urusan tersebut, GPU milik Nvidia masih yang terdepan karena kemampuannya dalam menghitung secara paralel melalui ribuan komputer mini yang bekerja secara paralel. Tiap-tiap komputer tersebut bertugas untuk menerjemahkan tiap piksel.
Beberapa tahun lalu, para peneliti menemukan bahwa kapabilitas GPU tersebut hampir ideal untuk menjalankan algoritma deep learning, yang juga membutuhkan ribuan penghitungan secara paralel.
Terkait hal tersebut, Intel mengatakan bahwa NNP akan menjalankan penghitungan paralel dengan sama baiknya menggunakan sejumlah chip terbaru. Mereka juga berencana untuk merilis benchmark untuk chip AI tersebut akhir tahun ini.
Rao juga mengatakan, chip ini sudah mulai dikerjakan sejak 2014 ketika ia mendirikan startup AI bernama Nervana, yang dibeli Intel senilai USD 400 Juta tahun lalu.
Karena pada awal pengerjaannya masih di luar lingkup Intel, maka chip generasi pertama akan diproduksi oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Company. Intel baru akan turun tangan untuk generasi selanjutnya, dengan membuat hardware yang lebih banyak dibanding sebelumnya.
Tahun lalu, Intel mengatakan chip Nervana akan hadir pada 2017, dan Brian Krzanich menegaskan bahwa tenggat waktunya semakin dekat.
"Potensi keuntungan dari self-learning chip tidak terbatas mengingat ia dapat mempelajari dan menjalankan pekerjaan paling kompleks sekalipun, seperti meniru detak jantung, mencegah pembajakan, hingga membuat musik," ujar perwakilan dari Intel.
Selain pembuatan Intel Nevara, perusahaan ini juga tengah menggarap neuromorphic chip yang akan berfungsi seperti otak manusia. Sejauh ini, proyek tersebut masih sekadar eksperimen dan masih membutuhkan waktu panjang untuk dikomersilkan. (dtc/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :