Indosat Ooredoo Untung Besar

 
JAKARTA – Awal tahun 2017 Indosat Ooredoo mencatat pertumbuhan yang kuat. Operator ini dikabarkan membukukan kenaikan laba bersih sebesar 83,2 persen sebesar Rp 784,2 miliar di semester pertama 2017.
Dalam keterangan resminya dijelaskan bahwa yang diraih Indosat Ooredoo di semester awal karena hasil kombinasi dari pencapaian pertumbuhan pendapatan dan didukung dengan keberhasilan implementasi program peningkatan efisiensi operasional perusahaan.
Tidak hanya itu, Indosat Ooredoo juga berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan konsolidasian sebesar 8,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan konsolidasian tumbuh menjadi Rp15,1 triliun.
“Utamanya didukung oleh pertumbuhan pendapatan selular sebesar 8,5 persen menjadi Rp 12,6 triliun,” kata President Director & CEO Indosat Oooredoo Alexander Rusli. Pendapatan dari layanan data selular pada semester pertama sebesar 39,4 persen menjadi Rp 6,8 triliun.
“Ini memberikan kontribusi sebesar 54,1 persen terhadap pendapatan selular. Indosat Ooredoo berpendapat bahwa pertumbuhan ini dapat dipertahankan jika regulasi untuk formulasi tarif data dapat direalisasikan,” urainya. 
Alasannya, perubahan perilaku konsumen yang bergerak ke penggunaan data secara signifikan dari penggunaan voice dan SMS. Dijelaskan Indosat pencapaian pertumbuhan bisnis seluler juga tidak bisa dipisahkan dari keberhasilan mencatat pertumbuhan pelanggan seluler.
Jumlah pelanggan selular pada Semester 1 2017 mencapai 96,4 juta pelanggan, meningkat sebesar 15,9 juta pelanggan dibandingkan dengan Semester I 2016. Ini merupakan hasil dari penawaran program-program pemasaran menarik yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pelanggan.
Hal ini juga tidak lepas dari dukungan jaringan telekomunikasi perusahaan, dimana Indosat Ooredoo telah membangun 5.690 BTS tambahan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dimana 92 persen di antaranya merupakan BTS 3G dan 4G untuk menunjang pertumbuhan penggunaan data yang sangat tinggi.
Perusahaan juga telah menunjukkan hasil Beban operasional Perusahaan selama Semester I 2017 meningkat 5,1 persen di bawah tingkat pertumbuhan pendapatan, sehingga Perusahaan berhasil meningkatkan laba usaha sebesar 32,0 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 
Di sisi EBITDA, Indosat Ooredoo berhasil membukukan pertumbuhan EBITDA sebesar 10,5 persen menjadi Rp 6,7 triliun (Semester I 2016: Rp 6,0 triliun), dengan marjin EBITDA meningkat sebesar 0,9 percentage point(ppt) menjadi 44,2 persen. (mar)

Berita Lainnya :