Smartphone Pertama Dilengkapi Android Oreo



MALANG - Pemegang merek Nokia, HMD Global secara resmi memperkenalkan Nokia 1 kepada masyarakat pada Selasa (8/8) di Hamur Dieng Kafe, Malang. Ponsel pintar yang dibanderol Rp 999 ribu tersebut sudah dilengkapi dengan fitur menarik. Tanpa meninggalkan ciri khas Nokia pada versi lama, ponsel ini membidik pasar milenials dan juga pengguna baru ponsel android.
Marketing Head Nokia Indonesia Miranda Vania Warokka mengungkapkan, Nokia 1 merupakan smartphone pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan Android Oreo (Go Edition). “Ponsel ini akan memberikan pengalaman smartphone 4G premium yang bisa dijangkau dan mudah digunakan oleh semua orang. Aplikasi yang ada pada ponsel ini juga dirancang lebih cepat dan mengonsumsi data lebih ringan daripada android biasa,” ujarnya kepada Malang Post.
Dijelaskannya, Nokia 1 memiliki kinerja dan kualitas tinggi yang memberikan penggunanya dalam menggunakan android murni, aman dan up to date. Nokia 1 hadir tanpa bloatware dan memberikan pengalaman yang mulus setiap kali digunakan. “Ponsel ini juga dibekali layar yang hemat daya dan baterai 2150 mAh yang dapat dilepas dan tahan lama hingga seharian penuh. Ini merupakan keunggulan produk kami dari versi lama,” paparnya.
Selain itu, ponsel ini juga didukung dengan kinerja processor quad core dan dilengkapi dengan slot dual SIM. “Ponsel ini juga dilengkapi kamera depan dan belakang untuk memenuhi kebutuhan milenials yang ingin selfie,” ungkap dia.
Seri Nokia 1 memiliki dua warna, yakni warm red dan dark blue serta dilengkapi dengan desain yang ramping, tangguh dan handal. “Ponsel ini merupakan pelengkap dari Nokia 2, Nokia 3, Nokia 5, Nokia 6 dan Nokia 8 yang sudah diluncurkan sebelumnya,” paparnya.
Ponsel pintar ini membidik pasar milenials dan juga para pengguna android baru, khususnya yang baru saja ‘singgah’ dari ponsel lama ke ponsel pintar nan canggih. “Dengan ciri khas yang kami miliki dan tidak hilang, kami membidik pasar Nokia enthusiast. Mereka sudah brand minded sehingga kami optimis bisa menggebrak pasar dengan teknologi yang ada,” tandas dia.(tea/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :