2.400 UKM Malang Siap Naik Kelas


MALANG – Memulai program sejak Februari 2017 lalu, Strengthening and Improving the Vibrant Entrepreneuril Ecosystem (STRIVE) yang digagas Mercy Corps Indonesia sudah mementori 2.400 UKM di Malang Raya. Program ini dilaksanakan tak lain untuk meningkatkan UKM ke level yang lebih tinggi.
STRIVE Program Manager, Nino Rianditya Putra mengatakan, Malang dipilih sebagai pelaksana program ini karena memiliki potensi UKM yang besar meskipun tidak tergolong dalam kota besar. “Ini yang membuat Malang istimewa. Karena itu, kami pun memutuskan menjalankan program ini di sini. Program akan kami akhiri pada Juni 2018,” terangnya pada Malang Post, kemarin.
Dari 2.400 UKM, Nino menyebutkan didominasi oleh UKM yang bergerak di bidang pengolahan makanan dan minuman. 20 persen sisanya, pedagang eceran dan agrikultur-holtikultur. “Banyaknya UKM pengolahan makanan dan minuman membuktikan jika potensi Malang lebih banyak mengarah pada sektor pariwisata. Ke depan akan kami pertimbangkan untuk mengembangkan UKM di sektor ini lebih lanjut,” sambungnya.
Selama mengikuti program, UKM yang disebut sebagai Strivers ini dibina oleh mitra STRIVE. STRIVE Program Assistant, Andi Dian Roosahandita mengatakan, mitra STRIVE terdiri dari berbagai komponen di antaranya, lembaga keuangan formal, bank komersial dan lembaga keuangan mikro, instansi pemerintahan, serta penyedia layanan pengembangan bisnis.
“Mereka mendapatkan pelatihan dan pendampingan oleh mitra selama menjalani program ini. Dari pendampingan ini akan terlihat permasalahan mereka satu persatu dan mereka pun bisa mencari solusi,” beber Andi.
Sementara itu, City Coordinator STRIVE, Wirya Wardaya mengatakan jika program ini sukses, maka bisa jadi akan diimplementasikan ke kota-kota lainnya. Para Strivers yang berhasil bisa menjadi mentor. “Mereka pun bisa berbagi kiat sukses untuk strivers baru di program yang akan datang,” ujarnya. (nda)

Berita Terkait

Berita Lainnya :