Klinik Bisnis Mobile Bakal Dampingi Start Up


MALANG – Bagi star up yang baru membuaka bisnis tak perlu bingung. Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang bakal meluncurkan program klinik bisnis mobile. Pelaku usaha baru akan mendapatkan pendampingan agar bisa lebih maju.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang Tri Widyani Pangestuti mengatakan, selama satu tahun belakangan ini, pihaknya sudah membuka klinik bisnis. Namun, klinik tersebut masih memberikan pelayanan di kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang. "Setahun ini sudah jalan, luar biasa dampaknya. Kami membuka klinik bisnis rutin seminggu dua kali," kata Tri Widyani Pangestuti kepada Malang Post, kemarin.
Perempuan yang akrab disapa Yani ini menjelaskan, klinik bisnis untuk memberikan pemberdayaan dan pendampingan bagi para pelaku usaha baru. Dengan adanya klinik tersebut memberikan dampak yang luar biasa. "Setiap bulan peningkatannya luar biasa kepada para UMKM," kata dia.
Karena antusias masyarakat cukup tinggi, pihaknya merencanakan untuk membuka klinik bisnis mobile. "Jadi kami jemput bola bagi usaha mikro yang tempatnya kurang terjangkau dari mentor yang sudah kami berikan pendampingan," terangnya.
Terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji menambakan, klinik bisnis mobile tersebut akan membawa tim pendampingan ke kelurahan yang ada di Kota Malang. "Nanti kalau disitu ada pelaku usaha mikro yang ingin memanfaatkan bisa difasilitasi melakukan pendampingan," terang dia.
Menurutnya, yang masih menjadi kendala pelaku usaha pemula selama ini yakni terkait penentuan harga produk. "Ternyata para usaha pemula untuk menetukan harga masih bingung. BEP berapa, harga berapa, ada teorinya, tidak asal main patok harga. Sehingga, kami akan menggandeng pelaku usaha yang sudah berhasil untuk memberikan pendampingan tersebut," tandas dia.(tea/aim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :