Wisata Bukit Sentul, Siapkan Rumah Sakit Internasional


MALANG - Perumahan Wisata Bukit Sentul Lawang-Malang milik pengembang PT Graha Agung Kencana Group membagikan ribuan sate dalam gelaran Satay Party, Jumat (22/2). Hadir dalam event tersebut Kepala Badan Wakaf Indonesia, Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh DEA.
"Satay Party ini saya bacanya bukan satay party, tapi stay party. Jadi artinya bagi orang-orang tinggal, orang-orang yang ingin memiliki hunian di sini. Tentunya bagi yang mempromosikan fasilitas yang ada di sini yang pertama harus dibangun adalah mencari para partner yang memiliki kesetiaan tinggi. Sebab sesuatu yang basisnya setia apapun akan tercapai," urai Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia (YARSIS).
Komisaris Utama Bank Mega Syariah ini berpesan, yang terpenting dari itu semua adalah membangun ekosistem. Sehingga diharapkan Wisata Bukit Sentul bukan hanya membangun rumah dan dihuni, tapi juga ekosistemnya.
"Yang mahal itu adalah membangun ekosistem sehingga di samping hunian ada urusan kebutuhan yang lain dengan adanya pendidikan, kesehatan, dan pertokoan. Jika ekosistem sudah dibangun, semahal apapun hunian itu akan laku. Saya juga berharap Wisata Bukit Sentul bukan hanya sebagai kawasan untuk tempat tinggal tetapi juga menjadi tempat untuk mencari ilmu, tempat untuk membentuk karakter, dan tempat untuk menjaga kesehatan. Serta tempat untuk pertumbuhan ekonomi karena dengan kawasan seluas 100 Hektar ini adalah kawasan yang sungguh luar biasa," bebernya.
Kehadiran mantan Menteri Pendidikan pada gelaran tersebut berkaitan juga dengan rencana pembukaan tourism international hospital yang akan dibangun dengan mengusung garden concept. Rumah sakit yang akan dibangun di kawasan perumahan ini merupakan kolaborasi antara Wisata Bukit Sentul dengan YARSIS.
"Perumahan Wisata Bukit Sentul ini sudah kami bangun mulai 2014. Saat ini sendiri lahan yang dimiliki seluas 100 hektar dan sudah dibangun sekitar 450 unit rumah. Ke depan, tidak semua lahan akan kami bangun hunian. Kami akan menyisakan spot untuk investasi baru. Kami juga berharap ke depan akan ada pendidikan yang masuk daerah kami, rumah sakit atau yayasan yang diperuntukkan bagi kepentingan publik,” ujar President Director PT Graha Agung Kencana Group, H Nurhadi.

Berita Terkait