BI Ajak Milenial Kembangkan Ekonomi Digital

 
MALANG- Generasi milenial tak bisa dilepaskan dengan trend ekonomi digital. Sebab, diproyeksikan, pada  2022, penjualan e-bisnis atau e-commerce di Indonesia bisa mencapai USD 16,5 miliar. 
Hal tersebut diungkapkan Direktur Dapartemen Komunikasi Bank Indonesia Arbonas Hutabarat saat acara BI to Campus 2018, di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Kamis, (8/11).  Kegiatan ini merupakan upaya dari BI memberikan sosialisasi tentang ekonomi digital.
Arbonas mengatakan, saat ini, ekonomi digital merupakan ekonomi yang berbasis teknologi untuk mempermudah kegiatan bisnis. Menurutnya, perkembangan ekonomi digital harus terus didorong. Sebab, di era industri 4.0 seperti saat ini, merupakan peluang yang sangat besar untuk perekonomian Indonesia. 
"Kita bisa memanfaatkan untuk penjualan produk, menjangkau pelanggan yang lebih besar, kemudian melakukan kolaborasi antar bisnis. Ini yang disebut e-bisnis dan e-commerce," kata dia.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, peluang perkembangan ekonomi digital diproyeksikan menyumbang Rp 150 miliar ke Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025 mendatang. Hal tersebut juga ditunjang oleh data pengguna smartphone yang saat ini sudah menyentuh angka 55 orang atau setara dengan 25 persen dari populasi di Indonesia. 
"Data penjualan e-commerce di Indonesia mencapai USD 7 miliar pada 2017 lalu dan naik sekitar 18, 2 persen per tahunnya. Sehingga diproyeksikan pada 2022 penjualan bisa mencapai USD 16,5 miliar," jelas Arbonas.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, data tersebut sangat signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sehingga, BI bersama pemerintah beranggapan bahwa ekonomi digital perlu dikembangkan. 
"Untuk merealisasikan hal tersebut, kami harus aktif memberikan sosialisasi terkait ekonomi digital kepada masyarakat. Sehingga, mereka memahami manfaat, peluang, tantangan sekaligus regulasinya,” papar dia.
Arbonas menambahkan, dalam perkembangan ekonomi digital, peran generasi muda sangat besar. Sebab, generasi milenial khususnya mahasiswa dinilai sangat terbuka dan adaptif terhadap perubahan teknologi dan informasi. 
Saat ini, menurut dia, penggunaan gadget terbesar adalah di kalangan anak muda. Sehingga, ia berharap, para milenials bisa memiliki jiwa kewirausahaan sehingga bisa menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang. 
"Mudah-mudahan dengan cara ini kami dapat memotivasi kaum milenial untuk lebih terbuka pikirannya bahwa ekonomi digital ini adalah suatu hal yang dapat meningkatkan semangat entrepreneurship dan tingkat perekonomian kita," tandas dia. (tea/oci)

Burger Spesial Gairahkan Akhir Tahun

 
MALANG- Hingga akhir Desember mendatang, Ibis Styles Hotel Malang memanjakan lidah para tamu setianya dengan berbagai macam sajian masakan. Mulai dari makanan tradisional hingga barat. Bulan November kali ini, hotel yang terletak di kawasan Jalan Letjen S Parman melengkapi sajian burger yang bulan lalu sempat menjadi andalan. Sajian tersebut adalah Fish Burger, dimana ikan menjadi bahan utamanya. 
“Kami ingin memberikan sajian yang berbeda. Daging ikan kami buat dalam bentuk fillet dan disajikan dengan pelengkap, yakni sayuran," terang Efrilia Nugrahenny, Food and Beverages Captain Ibis Styles Hotel Malang. 
Selain itu, perempuan yang akrab disapa Efril tersebut menuturkan, untuk menu pendamping, fish burger juga disajikan bersama dengan french fries atau potato wedges.
"Kemudian dilengkapi dengan salad sayuran supaya rasanya lebih segar," papar dia. 
Menu tersebut, lanjut Efril juga melengkapi sajian menu Burger lekker yang ada di Ibis Styles Hotel Malang. Sebelumnya, ada empat varian rasa Burger Lekker yang disediakan. Seperti Burger Bacon & Cheese, The Classic Burger, Triple Cheese Burger dan Barbeque Burger, yang dibanderol mulai Rp 55 ribu. 
"Kalau menu fish burger dibanderol Rp 50 ribu/nett dan bisa dinikmati di sTREATs Restaurant oleh tamu yang menginap maupun yang berasal dari luar hotel. Harganya mulai Rp 55 ribu,” jelas dia. 
Selain menu burger, Ibis Styles Hotel Malang juga memiliki sajian minuman segar, yakni Pina Degan. Minuman tersebut terdiri dari nanas, santan dan teh hitam. Kemudan, juga dilengkapi dengan degan. 
"Harganya dibanderol Rp 35 ribu nett," papar dia. 
Efril menambahkan, ada juga sajian kopi yang bisa dinikmati tamu untuk santai sore. 
"Menunya ada coffe durian, matcha latte dan caramel machiatto," papar dia. 
Efril menambahkan, hingga 10 November mendatang, mereka juga menyajikan Dahar Sareng, yakni masakan tradisional khas Jawa. Sajian menu tersebut disajikan secara prasmanan atau buffet ketika jam makan siang, yakni pukul 12.00 WIB sampai 14.00 WIB. 
"Menu ini disajikandi sTREATs Restaurant yang terletak di lantai 1 setiap hari Senin sampai Jumat," terang dia. 
Para tamu yang datang, baik tamu yang menginap maupun yang datang dari luar, cukup membayar Rp 30 ribu nett per orang. 
"Harga tersebut cukup terjangkau. Sehingga, bisa mengajak teman arisan hingga keluarga. Sesuai dengan namanya, ‘’Dahar Sareng’’ yang artinya makan bersama dan dengan tagline nya rame-rame," pungkas dia. (tea/oci) 

Kawasaki Geber Promo DP Nol

 
MALANG- Main diler Kawasaki, PT Surapita Unitrans mengadakan promo untuk pembelian KLX Series dan D-Tracker. Promo tersebut berlangsung hingga 31 November. 
Sales Marketing PT Surapita Unitrans, Adi Suwignyo mengungkapkan, pelanggan yang berasal dari Kota Malang, Batu, Karangploso dan Kepanjen bisa mendapatkan promo khusus. 
"Para pelanggan bisa menyerahkan Down Payment (DP) 0 persen dengan angsuran 33 hingga 36 kali,” terang dia ketika ditemui Malang Post. 
Adi mengungkapkan, untuk KLX tipe G, degan DP 0 persen, pelanggan cukup membayar angsuran Rp 1, 2 jutaan per bulan selama 33 kali. Sementara, untuk KLX tipe BF Standar, pelanggan cukup membayar angsuran Rp 1,3 jutaa selama 33 kali. 
"Sedangkan untuk D Tracker, angsurannya Rp 1,3 jutaan selama 33 kali," papar dia. 
Adi melanjutkan, selain promo tersebut, ia juga memberikan promo untuk pembelian KLX 150 dengan DP 0 persen juga. "Angsurannya Rp 1,1 jutaan selama 36 kali," kata dia.
Pada kesempatan terebut, Adi menambahkan, pameran tersebut juga menampilkan All New Ninja 250 Special Edition (SE). "Motor tersebut keluaran terbaru tahun ini. Desainnya eksklusif dan tampak lebih sporty," papar dia. 
Koleksi terbaru tersebut dibanderol Rp 67,6 jutaan dan melengkapi koleksi motor Ninja lainnya dan tersedia dengan warna hijau saja. Sedangkan, untuk Ninja 250 ABS SE dibanderol dengan harga Rp 75.2 jutaan. 
"Sedangkan untuk Ninja 250 ABS SE MDP dibanderol RP 75,7 jutaan," ungkap dia. 
Sejauh ini, Kawasaki membidik pasar menengah ke atas. Kebanyakan, yang memburu motor premium tersebut merupakan mahasiswa dan para pekerja yang ingin tampil keren di jalan. "Selama ini, yang paling banyak laris adalah Ninja, KLx dan W 175," ungkap dia. 
Bulan lalu, lanjut dia, jumlah penjualan untuk seluruh unit Kawasaki mencapai 42 unit sebulan. "Untuk W 175 sekitar 15 unit, KLX sekitar 10 unit dan sisanya adala Ninja," tandas dia. (tea/oci) 
 

Berita Terkait