Mutiah, Local Guide Malang yang Beruntung ke Amerika Serikat


MALANG POST - Jangan sepelekan hobi seseorang yang gemar membagikan tempat-tempat kuliner kesukaannya di media sosial. Pasalnya, dengan sedikit posting saja mereka dapat bernasib sama seperti Mutiah Abdat yang diundang Google ke Amerika Serikat karena saking rajinnya posting.
Gadis semester akhir Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang ini mengaku iseng saja saat mengikuti program “Local Guide” Google. Program ini memungkinkan siapapun untuk menjadi “guide” dan mengenalkan tempat-tempat asik yang pernah dikunjungi.
“Waktu itu saya ke café ice cream di daerah Tidar. Saya posting deh review tempat ini. Dari situ ternyata kok asik dan tanggapan dari review juga banyak. Akhirnya makin sering deh bikin review tempat. Kampus saya saja saya review sendiri,” tutur gadis kelahiran September 1994.
Saat aktif-aktifnya menjadi local guide Google di Malang inilah, kemudian akun Mutiah semakin mendapatkan rating dan level tinggi yakni mencapai level 5. Beruntungnya, saat berada di level 5 sebagai Local Guide, Google mengumumkan adanya event tahunan “Local Guide Summit”.
Di mana salah satu prasayarat mengikuti Local Guide Summit ini paling rendah memiliki level 5 dalam rating seorang local guide. Alhasil Mutiah mendapatkan kesempatan tersebut. Secara resmi pun Google melalui surel mengirimkan undangan pendaftaran Local Guide Summit.
“Tapi dapat undangan itupun ada seleksinya. Kita juga diwawancarai, lalu disuruh kirim video memperkenalkan negara kita sendiri. Ternyata saya berhasil dan jadi salah satu dari 151 local guide dari 62 negara yang diundang,” tandasnya.
Mahasiswi Jurusan Teknik Arsitektur ini menuturkan, ia berangkat ke Amerika Serikat langsung menuju San Fransisco pada Oktober 2017. Karena Local Gude Summit tersebut diadakan selama 3 hari dari 11 sampai 13 Oktober 2017.
Pengalaman tidak terlupakan dirasakan Mutiah saat mengunjungi markas besar dan utama Google di kawasan Sillicon Valley, Mountain View, California tersebut. “Benar-benar kayak yang saya lihat di televisi. Kantor Google penuh warna warni, asik sekali orang-orang yang kerja di sana,” tandasnya mengingat kenangan manis berada di kantor pusat Google.
Ia menjelaskan, dia tidak menjadi satu-satunya peserta Local Guide Summit dari Indonesia. Ia bersama dengan empat local guide asal Indonesia berkesempatan hadir di acara tahunan pada penyuplai Google Maps tersebut.
Mutiah menceritakan, semua peserta yang dari Indonesia, kebetulan berasal dari Jawa Timur semua. Dua peserta dari Malang, termasuk dirinya. Sedangkan tiga lainnya berasal dari Surabaya, Blitar dan Sidoarjo.  “Jadi nggak sendiri juga. Kami pun baru tahu ketika sampai sana,” tandasnya.

Berita Lainnya :