Mengikuti Perjalanan Lady Biker Siti Muzainah alias Mouzza Zee


MALANG - Perjalanan lady biker Malang, Siti Muzainah alias Mouzza Zee sudah tiba di Palangkaraya, Senin (26/3), kemarin. Touring bertajuk Ekspedisi Kartini 4, ia lewati dengan penuh suka duka. Sukanya, ia diundang berbagi universitas sebagai pembicara. Disambut Bupati bahkan diajak jalan-jalan Wakil Bupati suatu daerah di Pulau Kalimantan.
Ya, perjalanan Mouzza sudah lebih dari dua puluh hari melakukan perjalanan darat dengan menggunakan sepeda motor, saat ini Mouzza sudah sampai di Pulau Kalimantan. Ia mengawali perjalanan pada 1 Maret 2018, Mouzza memulai perjalanannya menuju Kota Semarang, Jawa Tengah. Tak lupa, ia singgah ke makam idolanya, yakni RA Kartini yang terletak di Rembang.
“Kemudian, saya juga sempat mampir ke Universitas Diponegoro untuk sharing dengan calon doktor yang ada di Fakultas Ekonomi. Keesokan harinya, saya langsung melanjutkan perjalanan menuju Pontianak,” terang dia ketika dihubungi Malang Post melalui pesan singkat WhatsApp.
Ketika melakukan penyeberangan dari Semarang menuju Pontianak, Mouzza mengaku sempat mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu oknum anak buah kapal. “Malam itu, ada salah satu oknum anak buah kapal yang sedang mabuk. Dia juga kebetulan anak Malang. Ketika mabuk, dia datangi saya dan badan saya digrepe-grepe,” terang dia.
Mouzza pun kaget, dia langsung melayangkan teguran kepada oknum tersebut. Tak lama kemudian, oknum tersebut pun pergi. Tak terima, Mouzza langsung melaporkan hal tersebut kepada kapten kapal.
“Saya langsung lapor, tapi kemudian tidak ada tanggapan,” kata Mouzza.
Meskipun sempat mengalami hal buruk dalam perjalanan, tak menyurutkan niat mulia Mouzza untuk melakukan misi sosial di Merauke. Setelah dua hari melakukan perjalanan, ia akhirnya sampai di Pontianak sampai 6 Maret 2018 10.30.
“Sesampainya di sana, saya kemudian mengisi acara di Universitas Tanjungpura Pontianak di Fakultas Ekonomi juga,” ujar perempuan asal Jabung, Kabupaten Malang tersebut.
Setelah itu, tanggal 7 Maret 2018, ia mengunjungi Keraton Kadriyah untuk belajar tentang sejarah Pontianak. Perjalanan pun berlanjut menuju Tugu Khatulistiwa dan juga Kota Singkawang, Kalimantan Barat.
“Dalam melakukan perjalanan ini, saya juga belajar tentang kebudayaan yang mereka miliki. Sembari saya juga mempromosikan beberapa potensi wisata di Malang Raya. Indonesia ini indah sekali,” beber anak kedua dari tiga bersaudara tersebut.

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...