Markus Edi Setiawan, Raih Raka Persahabatan dan Busana Terbaik


PRESTASI membanggakan kembali diukir Arek Kabupaten Malang. Kali ini, pada ajang Pemilihan Rak-Raki Jawa Timur pada hari Rabu (28/3), Markus Edi Setiawan berhasil meraih prestasi Raka Persahabatan. Pria jebolan ajang Joko-Roro Kabupaten Malang ini juga masuk dalam lima besar busana terbaik.
Grand Final Raka-Raki Jawa Timur 2018 digelar di Grand City Convention Hall, Kota Surabaya. Kabupaten Malang mengirimkan dua perwakilan untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Selain Markus Edi Setiawan, Roro Kabupaten, Reva Pradisti juga dikirim ke Surabaya. Keduanya merupakan jebolan Joko-Roro Kabupaten Malang 2016 yang juga lolos dalam malam grand final ajang tersebut.
Penampilan keduanya ternyata tidak sia-sia. Berhasil masuk pada 10 besar, meski belum bisa menjadi pemenang. Sedangkan Markus Edi Setiawan berhasil mempersembahkan prestasi yang membanggakan. Lantaran dalam kesempatan itu dirinya dinobatkan sebagai Raka Persahabatan dan meraih lima besar busana terbaik.
Joko Kabupaten Malang yang alumni Fakultas Ekonomi dan Disnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) ini sangat bersemangat mengikuti ajang tersebut. Kata dia, merupakan pengalaman berharga mengikuti ajang Raka-Raki Jawa Timur. Karena dirinya harus bersaing dengan seluruh peserta terbaik se Jawa Timur yang berasal dari berbagai kota maupun kabupaten.
“Sebelum tampil pada partai puncak, saya beserta seluruh finalis lainnya harus menjalani karantina selama tiga hari,” ujar Markus Edi Setiawan kepada Malang Post.
Berbagai pengalamann didapatnya selama menjalani karantina. Di antaranya harus displin dengan datang tepat waktu, setiap kali ada kegiatan maupun pengarahan dari panitia. Apabila datang terlambat, maka akan mempengaruhi nilai yang didapat.
Selain itu, dirinya juga dapat sharing dengan sesama peserta dari berbagai daerah. Menurutnya, saling berbagi inilah yang paling berharga. Lantaran bisa saling bertukar informasi tentang potensi wisata masing-masing daerah dan menambah jejaring.
“Selain itu, rasa kekeluargaanya sangat terasa. Meski pada dasarnya seluruh peserta bersaing menjadi terbaik, namun semangat kekeluargaan itu tidak hilang,” kata pemuda berusia 24 tahun ini.
Setelah menjalani karantina selama tiga hari, persaingan dimulai. Dirinya harus bisa memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Malang saat malam final. Apalagi saat itu, dirinya juga mendapat dukungan langsung dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara.  Selain itu, pengurus serta anggota Paguyuban Joko-Roro Kabupaten Malang (Pakar) turut hadir dalam malam yang menegangkan bagi dirinya beserta seluruh finalis lainnya.
“Yang paling menegangkan saat diumumkan masuk ke 10 besar,” imbuhnya.
Rasa nervous dirasakannya saat mendengar pengumuman 10 besar itu. Tidak hanya pengumuman 10 besar, rasa nervous dan deg-degan juga dialaminya saat pengumuman menjadi Raka Persahabatan dan lima besar busana terbaik.
“Kalau untuk lima besar busana terbaik, saya membawakan batik bermotifkan tanaman bambu langka dari Bon Pring Andeman, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen,” tuturnya. Sedangkan untuk raka persahabatan, dirinya memperoleh polling terbanyak untuk dinobatkan meraih penghargaan tersebut. Nilainya juga berasal dari penilaian dewan juri dan peserta lain selama mengikuti Raka-Raki Jawa Timur 2018 ini. Dirinya sangat layak menyandang Raka Penghargaan.
“Oleh dewan juri dan finalis lainnya, saya dinilai sangat humble. Sehingga mereka menilai saya pantas menyandang status Raka Persahabatan 2018,” tutur pemuda ramah ini.
Menurutnya, berbagai pengalaman mengikuti ajang Raka-Raki Jawa Timur 2018 ini akan ditularkan kepada para adik-adiknya yang saat ini berjuang di ajang Joko-Roro Kabupaten Malang 2018.
“Selain pengalaman, seluruh ilmu yang saya dapatkan, pasti saya tularkan kepada adik-adik yang menjadi generasi penerus saya di Joko-Roro,” tuturnya.
Ke depannya, Markus Edi Setiawan tidak berhenti sampai di sini saja dalam berupaya meraih prestasi. Melainkan terus berjuang untuk mendapatkan prestasi lainnya, sembari mempromosikan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Malang.(Binar Gumilang/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...