Lulusan SMP yang Berjuang untuk Penerbit Buku Indie


Malang Post, Berawal dari kegemaran membaca, membuat Khoirun Nisaul Abidah kecil rela menjadi petugas perpustakaan saat kelas 3 SD demi kesempatan membaca buku setiap hari. Pasalnya, sekolah membatasi hanya boleh meminjam dua buku satu minggu. Kecintaan membaca, akhirnya membawa perempuan berjilbab ini pada dunia tulis-menulis, hingga kini menjadi owner penerbit buku indie di Kabupaten Malang.
Siapa menyangka, pemilik penerbitan AE Publishing ini adalah lulusan SMP. Tak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, Anisa AE sapaan akrabnya ini memutuskan untuk mondok di pesantren. Usai menikah, dia mulai memberanikan diri bergelut di media digital dan mengepakkan sayap di dunia penerbitan.
“Saya tidak punya biaya untuk sekolah dan mengambil paket C. Ilmu (menulis) ya dari dulu saya belajar sendiri,” ungkap Anisa kepada Malang Post.
Mulai menggeluti penulisan karya sastra, Anisa memulainya dengan mengirimkan beragam naskah ke penerbit. Namun semua usahanya itu tak berjalan mulus, naskah Anisa banyak ditolak. Menghadapi penolakan, perempuan penyuka warna merah ini, tak berputus asa  begitu saja. Ia lalu mengajak rekannya yang memiliki hobi sama untuk menerbitkan buku sendiri. 2012 menjadi awal lahirnya AE Publishing yang digerakkan secara online.
“Ayo, daripada naskah kita sering ditolak, mending kita terbitkan sendiri,” tutur ibu yang tengah mengandung anak ketiganya ini saat mengajak sang teman.
Dia menceritakan masa-masa sulit membangun penerbitannya. Tak punya laptop hingga harus mengedit tujuh naskah hanya menggunakan handphone. Belum lagi, kondisi penerbitan belum punya kantor sendiri. “Bisa dibayangkan rumitnya ngedit di HP. Baru setelah berjalan satu tahun, kami dapat membeli komputer dan membangun kantor sendiri,” ujar Anisa sambil membayangkan masa perjuangannya itu.
Ngeblog di Malang Citizen, Emak Blogger dan Malang Menulis menjadi hobi Anisa.  Di semua platform itu, ia membagikan tulisan kuliner, wisata, tip menulis, beragam artikel, review buku dan film. Tak hanya rajin ngeblog, Anisa juga merambah kegiatan menulisnya lewat Wattpad. Menggandeng penulis pemula dengan karya-karya menarik di Wattpad menjadi ladang rezekinya. Hanya saja, dia memang memilah-milah kelayakan karya yang akan diterbitkan. “Saya prioritaskan karya-karya religi untuk diterbitkan gratis,” tambahnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya :