Berjaya di Wattpad, Lebih Bangga Karya Dicetak Menjadi Buku


Malang Post, Dyah Anita Prasetyo, asal Bululawang, kini menjadi salah satu novelis yang mengharumkan Kabupaten Malang. Ia sudah menelurkan 18 karya tulisan dan berjaya di laman wattpad. Namun kepuasan terbesarnya adalah ketika karyanya itu dicetak menjadi sebuah buku. Monumental dan membanggakan!
Perjalanannya menjadi penulis dimulai pada tahun 2013, ketika dirinya mulai membuat akun Wattpad. Lulusan Universitas di Malang ini mengaku, dirinya adalah  pembaca yang hanya menggunakan Wattpad untuk  menikmati tulisan orang lain. Tapi, setelah sekian lama, karena sudah mempunyai niat untuk belajar menulis, akhirnya pada pertengahan tahun 2014 Dyah mulai menulis di Wattpad. Hanya cerita biasa, layaknya cerita yang ditulis oleh orang yang baru saja belajar menulis.
“Namun, pada tahun 2015, saya mulai menulis dengan serius. Yang akhirnya berlanjut hingga saat ini,” ungkapnya kepada Malang Post, kemarin.
Impiannya adalah agar karya-karyanya diterbitkan. Kata wanita lulusan tahun 2017 ini, proses menuju penerbitan sangat panjang. Dia harus melewati berbagai tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para penulis pemula. Seperti ceritanya yang tidak pernah dibaca oleh pembaca dan juga menghadapi ejekan pembaca.
Tetapi, dengan semangat dan tekadnya yang kuat, akhirnya dia tetap menerbitkan empat buku Selfpublishing yang diangkat dari cerita di Wattpadnya. Yaitu Last Love (2015), Angelissa (2015), How Can I Move On (2016) dan  Traffic in Love (2017). Selain self publishing, karya-karya nya juga bisa dinikmati di Play Store.
“Karena baru kali pertama menerbitkan buku, yang pasti memang masih banyak yang tidak tahu tentang buku saya. Tapi, saya tidak menyerah,” ujarnya.
Selain itu, wanita kelahiran 26 September 1994 ini menyatakan, ia juga ingin menantang diri sendiri supaya banyak pembaca yang membaca tulisannya. Karena buah kesabarannya itulah, ada dua peluang emas yang menyambutnya. Pada bulan Maret 2017, dirinya mendapat tawaran untuk menulis di  Webcomic, salah satu website menulis yang ada di dunia maya. Dan pada bulan yang sama, wanita berumur 23 tahun ini juga diberi tawaran untuk menerbitkan buku oleh salah satu editor novel ternama di Indonesia.
“Saat itu saya merasa senang sekali. Seperti anugerah Tuhan yang jatuh dari langit,” ungkap wanita berambut panjang ini.
Akhirnya, buku dengan judul Scarla, resmi diterbitkan oleh penerbit Romancious pada tahun 2017. Selain itu, hasil tulisannya juga terbit di Webcomic dalam bentuk cerita berseries yang berjudul Conquering Series. Dengan semakin banyak karyanya yang ada di Wattpad, semakin banyak pembaca yang mengikuti tulisannya hingga terkumpul hampir 10 juta pembaca di Wattpad.
Tulisannya yang paling dibaca berjudul Scarla, kisah seorang pengorbanan wanita untuk keluarganya yang bertemu dengan seorang laki-laki yang dapat memperbaiki hidupnya.
“Untuk genre dari tulisan saya ini adalah romance dan young adult, sehingga jalan cerita tidak jauh dari kisah percintaan para remaja,” tuturnya.
Untuk seluruh karya tulis yang dihasilkan Dyah, Dyah telah menulis sebanyak 18 karya tulisan. Mulai dari Last Love, Angelissa, How Can I Move On, Traffic In Love, Mentari, Princess in the Black Dress, Scarla, Truly Yours, Afterglow, Romantic Scandal, Conquering Heart, Conquering Love, Candidate, The Only Audrey, dan beberapa judul yang masih on going, seperti The Only Boyfriend, The Only Fiancee, Arkana, dan Little Story in Midnight. Tulisan Dyah juga tersedia di berbagai platform media sosial, seperti Wattpad, Webcomic, dan juga hadir dalam versi Play Store.
Karya tulis Dyah yang sudah diterbitkan terdiri total dari enam buku. Empat buku terbitan Selfpublish berjudul Last Love (2015), Angelissa (2015), How Can I Move On (2016) dan  Traffic in Love (2017). Serta satu buku yang diterbitkan oleh penerbit nasional yaitu Scarla (2017) dan satu buku non fiksi hasil kolaborasi dengan penulis Wattpad.
Walaupun sudah malang melintang di dunia maya, Dyah menjelaskan, dirinya masih lebih suka apabila bukunya diterbitkan secara cetak. Alasannya adalah sebagai bukti fisik dari hasil karya yang dia tulis. Serta menjadi sebuah kebanggaan bagi dirinya dan juga orang-orang yang ada di sekelilingnya.
Selain karya tulis individu, Dyah juga ikut bekerjasama dalam menerbitkan buku nonfiksi bersama 11 penulis Wattpad lainnya, yang isinya adalah masing-masing kisah perjalanan mereka dalam menulis dengan judul “11 Kisah Kece Penulis Wattpad : Catatan-catatan Kreatif Penulis Wattpad” yang diterbitkan di penerbit nasional.
“Untuk itu, saya berkolaborasi dengan penulis Wattpad lainnya untuk menceritakan sedikit kisah perjalanan kami di dunia tulis menulis,” akunya.
Dalam menulis, dirinya mempunyai prinsip yang tidak ingin dilanggarnya. Dyah sengaja tidak memberi tahu kepada Malang Post tentang biodata lengkapnya, karena tidak ingin teman-temannya tahu bahwa dia adalah seorang penulis. Dia hanya berharap, pembaca bisa membaca tulisannya karena tulisannya yang bagus dan berbobot dibandingkan dengan mengetahui jati dirinya. Ke depannya, dia berharap bisa bekerja sambil terus melakukan hobinya, yaitu menulis.
“Saat ini memang masih fokus menulis saja dan tetap akan saya teruskan sampai nanti saya bekerja. Tahun ini, akan ada buku baru saya yang akan terbit di penerbit nasional lagi, mohon doanya semoga lancar,” pungkasnya.(Sharfina Mahdiya Anisah/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :