magista scarpe da calcio Merinda Kusumaningtyas, Juara 1 Laboran Tingkat SMKN Jawa Timur 2017


Merinda Kusumaningtyas, Juara 1 Laboran Tingkat SMKN Jawa Timur 2017


Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Hal itu kini menjadi salah satu pedoman bagi sosok Merinda Kusumaningtyas, Laboran SMKN 1 Turen. Sempat pesimis ketika harus mempersiapkan materi lomba laboratorium untuk kelompok SMK di tingkat provinsi, nyatanya dia justru jadi yang terbaik dan melaju ke tingkat nasional, mewakili Jawa Timur.
Saat ini, Merinda bersaing untuk mendapatkan penghargaan dari Presiden RI yang akan diumumkan berbarengan dengan upacara peringatan kemerdekaan RI, 17 Agustus 2017, besok. Kepada Malang Post, Merinda yang tengah bersiap ke Jakarta menceritakan bagaimana dia akhirnya bisa menjadi yang terbaik di Jawa Timur. Awalnya, Merinda memang pesimis saat mengikuti lomba tingkat Jawa Timur. Dia mendapatkan pengumuman yang mendadak untuk mempersiapkan diri, setelah dipilih mewakili Kabupaten Malang dalam lomba tenaga laboratorium atau laboran kelompok SMK.
"Saya harus mempersiapkan semua dalam waktu semalam. Siang hari saya dapat informasi dari kepala sekolah, dan besoknya sudah harus di Surabaya mempresentasikan dokumen dan portofolio tentang laboratorium Tata Boga SMK Negeri 1 Turen," ujar Merinda.
Namun, ketika dia menyampaikan rasa pesimis itu, dukungan dari kepala sekolah membuat dia mencoba mengusahakan maksimal, untuk mempersiapkan dokumen laboratorium Tata Boga yang dia usung. Mulai dari kegiatan di laboratorium, dokumentasi seperti bon alat dan bahan, semua lengkap.
"Tetapi untungnya semua sudah rapi. Sehingga, saya tinggal membuat kliping dan mem-fotokopi saja. Baru besoknya, saat pagi hari saya sudah berangkat ke Surabaya," bebernya.
Dalam perjuangannya di tingkat provinsi, selain presentasi, Merinda juga harus menjalani tes psikologi, tes tulis dan tes wawancara. Baru setelah itu, dia menyampaikan materi presentasi dari dokumentasi dan kliping yang dia bawa.  
"Tempatnya di Graha Widya Bhakti, STIESIA Surabaya. Saya harus bersaing dengan laboran lain untuk tingkat SMK, yang semuanya rata-rata dari jurusan Pertanian dan Teknologi Hasil Bumi. Saya sendiri yang dadi Tata Boga," tambah perempuan yang sudah jadi tenaga laboran di SMKN 1 Turen sejak 2010 itu.
Tidak hanya itu, perempuan yang berdomisili di Sukun, Kota Malang itu, juga sempat keder saat melihat laboran lain lebih berpengalaman dan sering menang lomba. Secara usia, dia juga yang paling muda. "Saya sering kalah untuk lomba lain. Tetapi saat penetapan laboran terbaik, Alhamdulillah, saya mengalahkan mereka," ungkap perempuan berusia 32 tahun itu.
Kemenangan itu membuat Merinda senang. Namun, pekerjaan berat kembali menjadi tanggungan Merinda. Sebab, di tingkat nasional, dia harus mengeluarkan karya inovasi tentang laboratorium yang dikelolanya. Persaingan tentu lebih berat, dia melawan perwakilan terbaik dari provinsi seluruh Indonesia.
"Tetapi saya lebih optimis sekarang karena memang laboratorium di sekolah sudah memadai. Misalnya ada program pemisahan sampah organik dan anorganik. Lalu ada aliran limbah dan tempat penyimpanan," sebut dia.
Selain itu, dia juga tengah membuat inovasi, di laboratorium dan dapur boga di SMKN 1 Turen, disiapkan sebuah replika dummy.  "Ini terinspirasi dari sebuah restoran. Kadang di restoran tertentu ada dummy dari makanan yang dijual, sekaligus ukurannya," jelas perempuan berhijab itu.
Nah, semua hal yang berupa karya inovasi, harus dia paparkan dalam karya tulis. Di tingkat nasional, tulisan tersebut yang akan menjadi salah satu bahan utama penilaian. Selain tentu saja, kecakapan dari laboran dalam menjelaskan di depan para penilai.
Merinda memiliki motivasi besar untuk bisa meraih gelar dan dapat bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo. Sehingga, dirinya harap-harap cemas menunggu pengumuman dan mengikuti upacara di Istana Merdeka, Jakarta.
"Saya tidak mengutamakan hasilnya, yang penting usahanya sudah maksimal. Tetapi lebih baik jika memang menang dan mendapatkan penghargaan langsung dari presiden," tutup Merinda, yang sejak Minggu (13/8) sudah berada di Jakarta. (Stenly Rehardson/han)

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top