magista scarpe da calcio Salsabila Hadi Pamungkas, Juara Senam Artisik


Salsabila Hadi Pamungkas, Juara Senam Artisik

KECINTAAN Salsabila Hadi Pamungkas terhadap olahraga senam artistik sudah muncul sejak TK. Bagi siswi kelas V SD Islam Riyadlul Mubtadiin, Desa Kedok Kecamatan Turen ini, olahraga ini sudah menjadi bagian dari hidupnya. Dia pun sering meraih juara pada tingkat Jawa Timur hingga nasional.
Pertengahan April 2017 lalu, Salsabila Hadi Pamungkas mendapat kesempatan berharga, yakni menunjukkan keahlian senam artistik di hadapan Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna. Pada saat itu, memang sedang diselenggarakan Pekan Olahraga (POR) tingkat SD/MI sederajat di Stadion Kanjuruhan, Kota Kepanjen.
Pengalaman inilah yang pertama kali ia lontarkan ketika Malang Post menghubunginya via telepon yang difasilitasi oleh sang pelatih, HM Rosyidin. Kebetulan, anak pasangan suami istri Saiful dan Titin ini sekarang sedang berada di Gresik. Untuk mengikuti Training Center (TC) yang dilakukan Pemprov Jawa Timur.
Ya, Salsabila termasuk salah satu atlet andalan yang mewakili Jawa Timur untuk dipersiapkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) November mendatang. “Saya mengenal olahraga ini sejak TK. Yang melatih saya senam artistik ini sejak TK hingga sekarang ya Bapak Rosyidin,” ujarnya kepada Malang Post.
Siswi usia 10 tahun ini melanjutkan, awal mula menekuni olahraga senam artistik, memang mengalami kesulitan. Apalagi banyak gerakan rumit yang membutuhkan kelenturan tubuh dan gerak tubuh yang cekatan. Awalnya, ia kesulitan saat harus menggerakkan salah satu kaki ke atas.
“Setiap gerakan tubuh memiliki kesulitan tersendiri. Akan tetapi, jika dilatih terus menerus, pasti bisa melakukan gerakan sesulit apapun. Kita menjadi terbiasa melakukan gerakan maupun gaya itu,” tuturnya. 
Sedangkan kesulitan gerakan lainnya, yakni saat meloncat dan harus melewati meja lompat yang sangat tinggi. Selain itu, harus melakukan gaya akrobatik, seperti tahan berada di lantai dengan menahan tubuh serta kaki berada di atas dan berlari lompat sambil berputar. “Ya seperti yang saya tunjukkan kepada Bapak Bupati saat Pekan Olahraga SD di Stadion Kanjuruhan pada bulan April lalu. Gerakannya memang sangat sulit dan tubuh harus lentur,” urainya.
Meski olahraga itu dirasa sulit, Salsabila tetap berusaha dan tidak kenal menyerah untuk menaklukkan seluruh tantangan serta rintangan yang ada. Hingga kini, dia benar-benar mahir dan menjadi salah satu atlet andalan Kabupaten Malang dan Jawa Timur. Apalagi dia acap kali menjuarai berbagai perlombaan dan kejuaraan senam artistik.
Sebut saja saat Pekan Olahraga Daerah (Popda) Jawa Timur akhir tahun 2016 lalu, dia memborong dua medali emas. Yakni, medali emas pada nomor senam artistik perseorangan putri dan medali emas nomor senam artistrik putri. Menurutnya, berbagai medali, piala dan serifikat penghargaanya itu terjejer rapi dipajang di rumah.
Sementara itu, pelatih senam artistik, H M Rosyidin mengatakan, dirinya melatih Salsabila Hadi Pamungkas sejak TK. “Keahliannya melakukan gerakan akrobatik yang dilakukan saat senam artistik, sudah terlihat di usia TK. Saya pun bertambah semangat melatih, karena potensinya sudah ada,” tuturnya.
Menurut Rosyidin, cabor Senam Artistik selama ini memang menjadi unggulan Kabupaten Malang dalam ajang Popda, Popnas dan berbagai kejuaraan bergengsi lainnya. “Puncaknya ya pada tahun ini. Karena Salsabila sukses mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional,” terangnya. Dia sangat yakni, Salsabila dapat memberikan hasil terbaik pada Popnas di Semarang, Jawa Tengah yang diselenggarakan pada November nanti. (big/han)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :