Latih Eks Lapas Servis HP

 
MALANG – Balai Pemasyarakatan (Bapas) IA Malang membekali mantan warga binaan Lapas IA Lowokwaru dengan modal keterampilan. Mulai kemarin (24/7) hingga 28 Juli mendatang, para eks LP Lowokwaru yang kini jadi klien Bapas, dapat materi pelatihan servis HP dari TPC Mobile Malang.
“Selama lima hari, mantan warga binaan Lapas, yaitu mereka yang bebas bersyarat, cuti bersyarat, mendapat materi servis HP. Tujuannya, untuk meningkatkan peluang mereka meraih penghidupan dan mata pencaharian,” kata Kabapas IA Malang, Sudirman Zainuddin kepada Malang Post, siang kemarin.
Ada sekitar 40 peserta yang ikut serta dalam pelatihan tersebut. Mereka semua berasal dari Malang Raya. Menurut Sudirman, pembinaan lewat bekal skill servis HP, diharapkan membantu eks warga binaan Lapas untuk menyesuaikan diri dengan masyarakat. Dengan bekal skill itu juga, Sudirman berharap eks warga binaan, bisa fight untuk mendapatkan penghasilan, tanpa harus melanggar hukum.
“Kita tahu, sulit bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan masyarakat setelah bebas. Karena itu, kami beri mereka sedikit modal, yaitu kemampuan, untuk memperjuangkan hidup dengan cara yang tidak melanggar hukum. Semoga bekal ini bisa bantu kehidupan mereka sekarang,” sambung Sudirman.
Dia mengatakan, beberapa alasan mengapa eks warga binaan Lapas kembali melakukan pelanggaran hukum, karena tidak mempunyai keahlian untuk bekerja di bidang legal. Sehingga, setelah keluar, mereka kembali melakukan perbuatan ilegal demi mencukupi kebutuhan keluarga mereka.
“Karena itulah, minimal apa yang kami lakukan ini, bisa meningkatkan rasa percaya diri eks warga binaan Lapas, dan membantu mereka bangkit untuk menghidupi keluarga mereka. Kami gelar program seperti ini secara rutin supaya eks warga binaan terus dapat ilmu yang berguna,” sambung Sudirman.
Siang kemarin, para eks warga binaan, mendapat materi soal servis HP. Peralatan serta HP yang dipakai untuk praktek dipersiapkan. Para peserta juga tampak antusias karena pelatihan ini bisa membantu mereka untuk cari kerja. 
“Selain itu, kami sedang jajaki kerjasama dengan institusi pelatihan, untuk memberi bekal skill servis motor maupun mobil,” tutup Sudirman.(fin/sir/jon) 
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :