magista scarpe da calcio Saat Limbah Kayu Diubah Jadi Miniatur Truk


Saat Limbah Kayu Diubah Jadi Miniatur Truk



Onggokan sisa kayu yang nampak tak berguna ternyata bisa diolah menjadi barang kerajinan dari tangan Iswahyudi (34). Bahkan dari hasil karyanya tersebut, uang jutaan rupiah bisa diperolehnya. Ya, kerajinan miniatur truk merupakan hasil karya laki-laki yang tinggal di Jalan Hamid Rusdi, Dusun Jati Ronggo, Desa Talok, Kecamatan Turen itu.
Idenya munculketika di beberapa wilayah Kabupaten Malang ramai pawai miniatur truk. Termasuk adanya lomba miniatur truk juga sempat ramai. Sehingga ia melihat celah pasar dengan mengolah potongan-potongan kayu menjadi miniatur truk.
Iswahyudi sendiri awalnya perajin sangkar burung. Namun karena jeli melihat pasar, ia pindah haluan jadi perajin miniatur truk.
“Bukan tanpa alasan, saya berani banting setir karena melihat minat masyarakat terhadap kerajinan miniatur truk yang terus bertambah dari hari ke hari,” ujarnya.
Ia menceritakan di tahun 2016, bersama empat rekannya dalam sehari bisa menghasilkan empat miniatur truk. Total satu bulan paling banyak membuat 90 miniatur truk.
“Saat permintaan pasar membludak, kami sempat kewalahan memenuhi permintaan.” kenangnya.
Untuk truk yang dibuatnya  memiliki ukuran panjang 60 sentimeter dan lebar 20 sentimeter, dengan berat sekitar 10 kilogram. Sementara harga, Iswahyudi menjualnya dengan bandrol Rp 200 hingga Rp 1,2 juta. Tergantung dari ukuran dan permintaan model.
“Harga tergantung ukuran dan kerumitannya. Sedangkan pemasarannya hingga Kediri, Blitar, Lumajang, dan Pasuruan. Untuk luar Jawa Timur, sudah kirim ke Jawa Tengan dan Bali,” jelasnya.
Sayang di tahun 2017 ini ada penurunan, karena minat masyarakat untuk miniatur truk mulai turun.
“Semua permasalahan selalu ada solusi, tinggal bagaimana kita mengemas kerajian agar lebih menarik dan memiliki daya jual. Tepatnya, bagaimana kita pintar-pintar melihat pasar,” terangnya.
Saat ini, dengan adanya penurunan permintaan, dalam sebulan hanya meproduksi 15 miniatur truk. Itupun berkat pengembangan variasi dan pemasarannya yang dilakukan melalui online. (eri/bua)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top