Hebat, Arek Malang Raih Podium


MALANG – Indonesia dan Kota Malang patut berbangga atas prestasi yang mampu diraih oleh Surya Narayana Renaldo Surojo di Pirelli Malaysia Super Bike Championship 2017, Minggu (17/9) kemarin. Ia mampu menempati posisi pertama di race 1 dan posisi kedua di Race 2 dalam kompetisi tersebut. Surya yang siswa SMA Trimurti Pakisaji ini menaiki Motor Honda CBR 250 R bernomor 09 di Sirkuit Sepang Malaysia.
“Saat Race 1 Surya menempati podium pertama, dan di Race 2 dia menempati podium kedua dengan catatan waktu yang sangat tipis” papar Kristian Tri Sugiharto sebagai pelatih Surya sekaligus pemilik Bengkel Motor Ken di Sawojajar Malang.
Kristian juga menjelaskan bahwa ia sengaja tidak ikut turun ke Malaysia dan diwakili oleh saudara kandung Kristian sendiri saat Surya bertanding di Sepang.
“Saya ingin Surya fokus terhadap kompetisi yang dihadapinya sehingga saya memasrahkan Fandika Dionisius Wijaya yang merupakan saudara saya sendiri yang mendampingi Surya, saya juga tidak menghubunginya pasca Race 1” ungkap Kristian.
Ia sendiri memilih melihat tayangan live di Facebook dengan page Sepang Circuit. Surya turun pada race pertama sekitar pukul 12.00. Setelah 16 lap ia menjadi juara satu dan mengalahkan para pembalap dari Malaysia dan negara Asean lainnya.  Kemudian pada race kedua pukul 17.00, ia kembali naik podium karena meraih juara dua.
Kondisi stamina Surya memang sangat dijaga oleh Dion saat itu, Kristian sengaja memberikan intruksi lewat Dion kepada Surya. Agar Surya segera istirahat pasca Race 1. Kristian juga memberikan peringatan kepada Dion untuk tidak luput dalam men-setting motor yang akan dikendarai oleh Surya.
Sehingga ketika Surya bertanding dengan kondisi yang sangat prima. Tentu saja saat itu Surya tidak mengalami kesulitan sama sekali untuk meraih posisi pertama  dalam balapan 16 laps di Race 2 tersebut.
Surya bertahan dengan posisi pertama dengan posisi pertamanya hingga ke laps ke 16. Ketika berada di tikungan ketika akhir, Luth Harith B. Erwan asal Malaysia sengaja nekad mengambil sisi dalam untuk mendahului Surya. Kontan saja Surya  dengan reflek sedikit mengurangi kecepatannya. Ini untuk menghindari benturan yang berakibat lebih buruk jika dipaksakan. Hingga akhirnya Surya kembali mencoba merebut posisi pertama di sisa lintasan sebelum garis finish.
Surya terus berusaha di dua tikungan terakhir namun tetap tidak membuahkan hasil karena racing line telah dikunci oleh Luth Harith B. Erwan. Hingga akhirnya Surya menggeber motornya di jalur lurus sebelum memasuki garis finish karena di sana Surya masih belum menyerah dan melihat kesempatan.
Namun Surya  memang harus puas untuk berada di posisi kedua dengan catatan waktu 20:51: 819. Jaraknya sangat tipis dengan posisi pertama yang ditempati oleh Luth Harith B. Erwan dengan catatan waktu 20:51:744 yang juga merupakan kawan baik Surya. Surya tersalip di tiga tikungan terakhir pada lap terakhir.
“Perjuangan Surya masih sangat panjang, ia akan terbang dari bandara di Malaysia pada Senin (18/9) malam dan akan sampai di Kota Malang pada Hari Selasa (19/9) . Surya juga masih harus bersiap untuk Asia Talent Cup Round 5 pada bulan depan” papar Kristian
Sementara itu, kabar mengenai Surya yang sudah menjadi jawara di negeri Jiran juga diterima oleh Pemkab Malang. Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna sudah tahu mengenai prestasi Surya. Namun statement resmi baru diberikan oleh Kadispora Kabupaten CH Fathoni.
“Saya merasa bangga sekali oleh hasil yang diraih oleh ananda Surya, kami akan memberikan apresiasi kepada ananda Surya atas pencapaiannya dan berdoa agar mampu mempertahankan serta meningkatkan perstasinya di kompetisi-kompetisi berikutnya,” tegasnya.(mg1/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...