magista scarpe da calcio Indira Larasati Punya Ciri Khas, Rancangannya Dipakai Pemeran OK-JEK


Indira Larasati Punya Ciri Khas, Rancangannya Dipakai Pemeran OK-JEK


MALANG - Usianya baru 23 tahun, tapi karyanya dalam bidang desain sungguh luar biasa. Indira Larasati, pernah menyabet juara pertama dalam lomba design fashion bertajuk Value of Indonesia Fashion Day 2016. Salah satu rancangannya dikenakan oleh Abdur Arsyad, pemeran Beta dalam sitcom OK-JEK dan istrinya dalam helatan pesta pernikahan.
Kini, dia telah memiliki usaha di bidang desain kebaya dan gaun yang dimulai sejak 2013. Sejak kecil, gadis yang akrab disapa Indira ini mengaku memang sangat suka menggambar. “Sejak kecil memang aku nggak pernah bisa diam untuk tidak melakukan sesuatu, dan suka banget menggambar. Dari menggambar itulah aku dapat banyak banget pelajaran,” ungkapnya.
Dari hobi itu pula, anak ketiga dari lima bersaudara ini bermimpi ingin menjadi desainer. Cita-citanya bermula dari kesukaannya setiap kali melihat sang mama mengumpulkan guntingan majalah fashion untuk dijadikan kliping. Guntingan gambar fashion tersebut berasal dari koleksi desainer Indonesia, yakni Ghea Soekasah dan Oscar Lawalata.
“Jadi dari situlah aku mulai penasaran, kok bisa sih mereka punya ciri khas fashion style sendiri,” katanya.
Cita-cita itu rupanya membuat Indira menjadi lebih peka terhadap dunia fashion. Usia SMP, dia  mulai bisa mengoordinir teman-temannya dalam penentuan baju dan warna yang senada dalam suatu agenda, misalnya foto kelas. Ia suka bereksperiman dalam padu padan busana. Kecintaannya pada dunia fashion dibuktikan dengan masuk di jurusan Tata Busana di SMK yang dilanjutkan dengan mengambil program setahun di sebuah sekolah fashion di Kota Malang.
“Dan di sana aku belajar nggak cuman jadi professional fashion designer aja, tapi aku mengeksplore gimana jadi fashion stylish juga. Pada akhirnya aku lulus dan jadi pengajar di sekolah itu,” kata gadis yang pernah menyabet juara 2 fashion illustration dalam Malang Fashion Runway itu.
Tak berhenti sampai di situ, gadis kelahiran 16 April 1994 ini juga menjalin kerjasama dengan rekannya yang seorang fotografer di mana dia berperan sebagai stylish untuk setiap pemotretan. Aktivitas ini telah dijalaninya selama dua tahun terakhir. Dia juga bergabung dengan majalah craft lifestyle sebagai creative director dan stylish. Sekarang ini, dia sedang gencar untuk menambah koleksi gambarnya.
“Semuanya terjadi begitu aja, meski usaha itu pasti. Tapi di setiap usaha itu, aku menemukan banyak sekali kejutan, jadi ada banyak hal-hal yang membuatku merasa sangat bersyukur. Semakin ke sini, hobiku bisa menghasilkan pemasukan yang bisa aku tabung,” ungkapnya.
Selain hobi menggambar, Indira memiliki keasyikan tersendiri saat berbelanja di toko kain. Menurutnya, hal itu menjadi hal yang sangat menyenangkan. Dijalani dengan enjoy, semua yang dilakukannya terasa tak ada yang membuatnya bersedih, kecuali belum adanya kesempatan untuknya menempuh pendidikan fashion di luar negeri.
Indira mengaku, selama ini yang menjadi inspirasinya adalah fashion illustrator dari Vietnam bernama Eris Tran yang memiliki detail gambar yang sangat mengagumkan. Dalam keseharian, gadis kelahiran asli Kota Malang ini lebih memilih penampilan casual sporty. Namun bila telah menginjak umur yang lebih matang, mungkin dia akan sedikit beralih dengan classic elegan style. Karena, katanya, dalam pribadi masing-masing personal terdapat tiga hingga empat karakter dalam berbusana.
“Cita-citaku ke depan ingin sekali mengembangkan labelku, sambil terus fokus pada ilustrasi. Sebelum umur 26 tahun, aku ingin punya kantor sendiri dan benar-benar fokus dengan usahaku,” tutupnya. (ras/han)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang