magista scarpe da calcio Inovasi Layanan Kesehatannya Dipuji Vladimir Putin


Inovasi Layanan Kesehatannya Dipuji Vladimir Putin


 
15 Oktober 2017 lalu, aksi sosial dokter Gamal Albinsaid, M Biomed berhasil menyita perhatian pemerintah Rusia. Ia dipanggil orang nomor satu di sana untuk mempresentasikan aksi sosialnya melalui berbagai inovasi kesehatan, yang dapat membantu ribuan pasien dari berbagai pelosok di Indonesia mendapatkan layanan kesehatan. 
Di antara inovasi-inovasinya itu ada Garbage Clinical Insurance, Livestock Waste Insurance, Care for Mother, Mother Happiness Center, Sabuk Bayi Pintar, ayotolong.com dan siapapeduli.id. Ditemui Malang Post beberapa waktu lalu di kantornya, pria berusia 28 tahun tersebut menyambut ramah dan tak ragu untuk berbagi pengalaman selama di Rusia. 
Dia mengungkapkan, pertengahan Oktober 2017 lalu, ia diundang menjadi pembicara dan memberikan inspirasi di hadapan 25.000 peserta dari 150 negara pada 19th World Festival of Youth and Students di Sochi, Rusia.
“Di sana, saya presentasi tentang  yayasan yang bernama Indonesia Medika yang bergerak dalam melahirkan dan mengembangkan berbagai inovasi kesehatan dengan visi ‘Open doors to health access and breakdown barrier between health access and community’. Indonesia Medika meyakini bahwa kesehatan adalah hak asasi manusia, ini sudah berdiri sejak akhir 2013 lalu,” papar dia kepada Malang Post.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menjabarkan berbagai macam inovasi kesehatan yang dibuatnya. Bahkan, sudah mulai merambah dunia digital. Garbage Clinical Insurance misalnya, hal ini merupakan asuransi kesehatan mikro yang menggunakan sampah sebagai sumber pembiayaan.
”Melalui program ini, masyarakat cukup menyerahkan sampah senilai Rp 10.000 setiap bulan dan mereka akan mendapatkan asuransi kesehatan mulai layanan kesehatan primer, sampai operasi dan rawat inap,” ujar Gamal.
Kemudian, ia juga mencanangkan program siapapeduli.id, hal tersebut merupakan pembiayaan kesehatan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu mendapatkan dana kesehatan dengan pendekatan digital, media sosial, dan gerakan kerelawanan.
“Melalui program ini masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan dana kesehatan, cukup mendaftar di website atau telpon call center. Maka masyarakat yang mengakses web tersebut bisa melakukan donasi,” beber anak ketiga dari tiga bersaudara ini.
Sedangkan program homedika.com merupakan platform digital yang menghubungkan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan dengan masyarakat untuk memberikan layanan kesehatan. Melalui program ini, pihaknya berharap mampu menghadirkan tenaga kesehatan langsung di rumah orang-orang yang kurang mampu. Program ini juga telah mengembangkan sistem informasi donor darah di web, untuk masyarakat yang membutuhkan donor darah.  
“Program ini sangat mudah, jika pasien membutuhkan tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dan fasilitas kesehatan seperti klinik dan ambulans cukup mendownload aplikasi, memilih provinsi, kota, tenaga medis, layanan kesehatan, lalu bisa memesan tenaga kesehatan atau fasilitas kesehatan yang diinginkan. Saat ini, sudah ada 817 mitra medis, 111 kota, 232 relawan dan 632 pasien yang tersebar di seluruh Indonesia,” terang dia.
Dokter Gamal menambahkan, ia berharap apa yang dilakukannya tersebut mampu memberikan manfaat untuk orang lain dan memberikan inspirasi pada generasi muda bahwa hidup tidak melulu soal kebutuhan duniawi.
“Berilah manfaat, ulurkanlah tangan, dan pancarkanlah terus kebaikan agar bisa bermanfaat untuk orang banyak. Setiap bulan, program saya ini selalu diukur, social impactnya seberapa. Oleh karena itu, saya terus bekerja keras, konsisten untuk berkarya dan juga bersabar agar social impatnya bisa merata,” pungkas dia.
Berkat inovasinya tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan komentar. Menurut orang nomor satu di Rusia tersebut, dokter Gamal mampu menangani masalah paling penting dan paling mulia dengan misi khusus yang tak hanya sekadar profesi belaka. Melalui video percakapan tersebut, Vladimir menuturkan perawatan kesehatan telah menjadi komponen kemanusiaan dan murni faktor ekonomi.
Menurutnya, negara harus menginvestasikan sumber dayanya di dua bidang penting ini, perawatan kesehatan dan pendidikan, karena kehidupan manusia tak ternilai harganya, dan perawatan kesehatan terbilang lebih penting daripada aktivitas lainnya, dalam beberapa hal.
“Saya percaya, sistem harus diatur supaya masyarakat dapat layanan kesehatan yang baik. Menurut pendapat saya, secara keseluruhan, idenya dan apa yang Anda lakukan pantas dihormati dan didukung. Saya berterimakasih atas inovasi yang anda buat,” tutur Vladimir.(tea/han)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang