Ajak Kids Zaman Now Bergabung, Bermimpi Bikin Kampung Keroncong


MALANG - Alunan musik keroncong terdengar samar di tengah permukiman penduduk padat di Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kamis (23/11) sore. Suara khas musik ini melagukan nyanyian Jembatan Merah dan Di Bawah Sinar Bulan Purnama.
Mereka yang mendengarkan lagu itu, awalnya pasti menyangka para penyanyi dan pemain musik adalah orang-orang dewasa, atau bisa dikatakan tua. Namun sangkaan itu salah, seluruh pemain keroncong itu semuanya anak-anak SMA. Masih dengan gayanya ala kids zaman now, sejumlah pemuda ini membawa aneka alat musik, mulai dari ukulele hingga kontra bass. Anak muda yang bermain keroncong sore itu, adalah grup musik Keroncong Woekir 4.
 “Baru sebulan ini kita latihan musik keroncong, sebelumnya kita anak band. Kita berlatih keroncong, karena ingin melestarikan budaya bangsa kita,” ujar Bimbim, salah satu anggota grup musik Keroncong Woekir 4.
Ada angka 4 di akhir nama grup musik, karena memang ada empat grup musik keroncong yang lahir di Jl Wukir Gg 5 RT 2 RW 2, Kelurahan Temas. Di kampung yang dikenal dengan sebutan kampung keroncong ini, ada empat grup keroncong yang hidup, yang sebagian besar pemainnya adalah warga setempat.
Grup keroncong Woekir 1 seluruh anggotanya merupakan pemuda yang mahir bermain keroncong namun masuk kategori senior, sementara Woekir 2 beranggotakan pemuda yang mahir bermain keroncong namun masuk kategori yunior. baru berdiri 27 Oktober tahun 2014, Grup Woekir 1 dan Grup Woekir 2 sudah beberapa kali meraih juara tingkat Provinsi Jatim. Sementara grup Woekir 3 dan Woekir 4 merupakan pemain keroncong pemula yang baru menekuni keroncong. Meski
Dua penghargaan terakhir yang didapatkan adalah Penyaji Terbaik Parade Keroncong Jatim Tingkat Remaja tahun 2017 yang diselenggarakan di Jombang.  Empat grup musik keroncong ini berdiri berkat tangan dingin pasangan suami istri, Dwi Widyastono alias Dodo dan Agustin Mayangsari alias Titin.
 “Saya mendirikan grup musik ini karena melihat di Kota Batu banyak grup musik keroncong, tapi musisinya itu-itu saja, hingga akhirnya saya buat grup musik keroncong yang diketuai Bu Titin,” ujar Dodo yang bekerja di Petrokimia Putra Gresik ini.

Berita Terkait

Berita Lainnya :