Terharu Ketika Duet Bersama Danrem di Lapangan Rampal

 
“Babinsa, Bintara Pembina Desa. Prajurit Komando Kewilayahan. Ramah Tamah Sopan Santun Pribadinya. Murah Senyum Serta Bersahaja. Babinsa, Bintara Pembina Desa. Selalu Ada di Tengah-Tengah Rakyatnya. Bergoyong Royong  Tuk Membangun Desanya. Tanpa Pamrih Dengan Tulus Ikhlas”
 
Teks di atas adalah lirik dari Mars Babinsa. Saat lagu tersebut dilantunkan Danrem 083/Bdj Kol Inf Bangun Nawoko, senyum bangga terpancar dari raut wajah Pelda (Purn) Andadio Prabowo. Ya, mars ini adalah ciptaannya.Dengan dinyanyikannya mars tersebut, meski bukan dalam acara formal, Andadio merasa kerja kerasnya menciptakan lagu tersebut tak sia-sia.
”Saya sangat bangga. Setelah 12 tahun, mars Babinsa kembali dinyanyikan. Apalagi yang menyanyikan adalah pak Danrem,’’ katanya dengan senyum sumringah. 
Bahkan, saat Bangun kembali menyanyi, pensiunan TNI AD dengan pangkat terakhir Pembantu Letnan Dua (Pelda) ini tak malu-malu, untuk berduet. Mereka menyanyikan dua bait mars itu secara bergantian dengan penuh penghayatan. Perasaan haru sekaligus bangga menyergap Andadio.
Andadio menceritakan, mars Babinsa ini diciptakan tahun 2004 lalu. Dia ini aktif dalam kelompok musik di lingkungan Kodim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu. Lantas Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu yang saat itu dijabat oleh Letkol Inf Basar Harto Karyawan, memintanya untuk menciptakan Mars Babinsa. Alasan Dandim agar lagu Babinsa diciptakan sebagai semangat para anggota Babinsa.
Sebagai prajurit, Andadio pun langsung mengatakan siap. Meskipun dia sendiri mengaku bingung, karena meskipun lama berkecimpung di dunia musik, dia belum pernah menciptakan lagu. Bak bertempur di medan perang, Andadio pantang menyerah.
Dia memulai dengan membuat lirik. Semua hal tentang Babinsa, mulai dari arti kata  Babinsa, tugas pokok serta fungsinya. Pribadi masing-masing Babinsa ditulis oleh bapak enam anak ini dengan penuh keyakinan. Begitu tulisan itu jadi, dia membaaca kembali. Kata-kata yang tidak cocok langsung dicoret.
”Saya mengerjakannya di waktu senggang dan disela-sela tugas sebagai Batuud Koramil Lawang,’’ akunya.
Begitu lirik telah jadi, kakek tujuh cucu ini pun mulai mencari nada.
”Pas menciptakan lirik saya cukup kesulitan, tapi saat menciptakan nadanya tidak,’’ kata pria kelahiran Surabaya, 26 Agustus 1956 ini. 
Untuk mencari nada yang pas guna mars ciptaannya, Andadio menggunakan keyboard miliknya. Mars itu jadi dua minggu kemudian. Dia pun langsung menghadap Dandim yaitu Letkol Inf Basar Harto Karyawan, sambil membawa serta menyerahkan lagu ciptaannya. Besar pun tersenyum, karena anggotanya mampu menciptakan lagu.
”Setelah saya menyerahkan lagu, beberapa bulan kemudian saya pensiun. Waktu itu saya tidak pernah mendengar mars itu dinyanyikan,’’ ungkap pria yang masuk TNI tahun 1976 ini. 
Dia mengaku sempat kecewa. Tapi demikian, sebagai prajurit, Andadio tak mau mempermasalah itu. Andadio baru mendengar mars itu berkumandang tahun 2005. Mars itu dinyanyikan bersama-sama saat kegiataan Serah Terima Jabatan Dandim 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu. 
Andadio yang diundang dan datang pada kegiatan itupun tak mampu membendung air matanya. Dia merasa sangat terharu, lantaran lagu ciptaannya akhirnya dinyanyikan. Terlebih itu dinyanyikan saat serah terima jabatan Dandim.  Rasa haru dan bahagia itu hanya dirasakan Andadio sesaat saja. Karena setelah dinyanyikan pada kegiatan serah terima jabatan, lagu tersebut kembali terbenam.
”Saat itu saya berpikir kalau lagunya kurang bagus, sehingga tak ada yang mau menyanyikan,’’ katanya dengan nada lirih. 
Bertahun-tahun, pria yang tinggal di Asrama Meling, Kalirejo, Lawang ini menunggu. Dia berharap lagu ciptaannya itu dinyanyikan. Penantiannya pun tak sia-sia. Tepatnya 25 Agustus 2017 di Hotel Harris Mars itu kembali  bergema. Dibawakan oleh Danrem 083/Bdj Kol Inf Bangun Nawoko, saat kegiatan Pisah Sambut Danrem 083/Bdj.  
”Saya tidak tahu saat Pak Danrem bernyanyi waktu itu. Saya hanya ditunjukkan rekamannya oleh teman,’’ terangnya. 
Pria yang sekarang mendapat kepercayaan menjabat sebagai Kepala Biro Bidang Pepabri Anak Cabang (Ancab) Lawang ini pun mengaku sangat bangga. Apalagi, rekaman Danrem menyanyikan Mars Babinsa itu kemudian viral di kalangan anggota TNI, dan video tersebut sampai dengan saat ini telah ditonton oleh 4.953 orang di Channel Penrem 083.
Di youtube diberi judul, Lagu Babinsa Dari Kolonel Inf. Bangun Nawoko. Di channel Penrem 083 pula, judul Lirik Lagu Mars Babinsa, dengan Andadio sebagai penyanyi telah dilihat 4.345 kali. Sebagai mantan prajurit Andadio pun berniat untuk menemui Danrem 083/Bdj untuk mengucapkan terima kasih.
Apalagi dia juga mendengar Mars tersebut akan dikumandangkan dalam berbagai kegiatan di Korem 083/Bdj. Tapi demikian, upaya menemui Danrem tidak semudah yang dibanyangkan. Itu karena Danrem memiliki banyak kesibukan. Dia baru dapat bertemu dengan Danrem,Kamis (7/12/2017) kemarin. Dan Andadio pun mengaku sangat bahagia.
”Saya hanya ingin, lagu ciptaan saya ini bermanfaat, dan betul-betul menjadi semangat para anggota Babinsa saat menjalankan tugas,’’ tandasnya.(ira ravika/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...