Cristian Gonzales, Berlatih Sendiri Sambil Menunggu Kepastian Status


Malang Post, Tidak ada sosok Cristian Gerrard Alfaro Gonzales dalam tim Arema FC yang telah menjalani latihan intensif sejak awal Desember 2017. Pemain tersebut seolah digantung nasibnya di tim Singo Edan, karena tidak mendapatkan kejelasan mengenai statusnya. Dia pun berusaha profesional dengan menghargai kontrak dan memilih menghabiskan waktu dengan beragam kegiatan, sembari menunggu kabar dari Arema.
Sejak 4 Desember 2017,  Arema FC sudah menjalani latihan. Akan tetapi, top skor Arema di musim 2017, El Loco, tidak ada dalam skuad. Tim pelatih dan manajemen Arema, tidak memberikan kejelasan perihal status sang pemain. Arema beranggapan Gonzales akan diberikan kesempatan untuk berkonsentrasi, menyiapkan diri mengikuti lisensi kepelatihan dan menjadi bagian dari tim kepelatihan Timnas U-19.
Spekulasi pun berkembang, Gonzales sudah bukan lagi bagian Arema untuk musim depan. Gonzales mengakui hanya bisa diam ketika mendengarkan spekulasi mengenai dirinya.
"Saya masih menjadi bagian dari Arema. Saya masih memiliki kontrak sampai Februari dan saya profesional menghormati kontrak di tim," ujar Gonzales, ketika ditemui Malang Post, menceritakan statusnya.
Dia tidak ingin banyak bicara ketika banyak informasi mengatakan Arema tidak lagi mengontraknya, Arema mengusirnya secara halus atau Arema melupakannya. Yang jelas, saat ini pemain naturalisasi asal Uruguay itu standby menunggu panggilan dari Arema. Baik dari tim pelatih untuk latihan atau dari manajemen untuk membicarakan mengenai statusnya.
"Tetapi kenyataannya, kami tidak mendapatkan informasi latihan. Tidak ada broadcast setelah pertandingan terakhir lawan Borneo FC. Padahal, sejak awal Desember kami standby," ungkap Gonzales yang berbincang ditemani istrinya, Eva Nurida Siregar.
Padahal banyak yang bertanya, khususnya Aremania, mengenai status Gonzales. Apakah dia pemain Arema, diputus kontrak dan segera bergabung dengan klub lain atau mempersiapkan diri menjadi pelatih, dengan mengambil kursus lisensi kepelatihan.
"Tidak, tidak. Kami memang diam saja. Kursus lisensi pun, kalaupun mengambil, Gonzales ingin tetap tidak banyak bicara. Prinsipnya silent is diamond. Tahu-tahu memang sudah memiliki lisensi," sahut Eva.
Selama menunggu, Gonzales mengakui dirinya berlatih sendiri di rumah dan di lapangan Universitas Brawijaya, yang tidak jauh dari rumahnya di kawasan Puncak Dieng. Ia menjaga fisiknya agar tetap bugar dan fit. Siapa tahu, dia dipanggil Arema. Atau mungkin, setelah mendapatkan kejelasan dari tim, pemain dengan empat anak ini tidak kesulitan mendapatkan tim.
"Untuk tawaran dari klub lain, saya tidak ingin menyampaikannya. Tetapi saya tetap latihan sendiri meski tidak bersama tim," ujar Gonzales.
Selama hampir tiga pekan, dukungan terus mengalir utamanya dari Aremania. Hal itulah yang membuat Gonzales kian kuat dan tidak akan menyatakan pindah atau keluar terlebih dulu dari tim Arema. Sebelum Arema yang memintanya.
 "Kalau Arema minta bertahan, saya bertahan. Kalau Arema memang tidak memperpanjang, tidak masalah. Tetapi lebih baik ada pembicaraan dan saya secepatnya akan menemui manajemen," tambah Gonzales.
Memang, beberapa kali dalam unggahan Instagram milik Eva Gonzales, El Loco terlihat berlatih seorang diri. Terkadang, anak-anaknya, Amanda, Michael, Fernando dan Vanessa, juga ikut dalam latihan. Mereka menendang bola, berlari, bersama-sama.
Beruntung, keluarga Gonzales juga terus memberikan support. Termasuk Amanda, yang tengah berlibur di Indonesia. Dia yang meniti karier di Belanda, memberikan banyak dukungan untuk sang ayah.
"Amanda pulang, memberikan dukungan. Bahkan, saat ini Amanda memiliki ide agar ayahnya tidak terlalu berat memikirkan tentang status di Arema. Caranya, dia mengajak untuk menggelar turnamen. El Loco Cup. Amanda mengorganisir konsep acaranya juga," kali ini Eva kembali menimpali.
Menurutnya, El Loco memang bisa saja keluar tahun depan. Akan tetapi, mereka memastikan berat untuk meninggalkan Malang. "Gonzales sudah menganggap dirinya warga Malang. Mungkin kami tetap tinggal di Malang," tutur Eva.
Ia beranggapan, jika sekarang Gonzales diremehkan karena faktor usia, waktu yang akan menjawab. Jawaban seperti bermain di klub mana atau mungkin akan ada rezeki dari sektor lain sembari menunggu kejelasan statusnya.
"Insya Allah kami siap dengan keadaan ini. Sekarang, ada saja kesibukan yang membuat Gonzales tetap siap, walaupun dia sebenarnya ingin berlatih bersama tim. Tetapi kami meminta doanya saja, semoga segera akan ada kejelasan. Informasi mengenai El Loco saat ini, seperti pensiun, jadi pelatih, jangan mudah percaya. Akan tiba waktunya, Gonzales tidak mungkin terus bermain sepak bola. Suatu saat dia pasti jadi pelatih yang hebat di Indonesia," tandas Eva Siregar. (stenly rehardson/han)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...