Gerakan Dolanan Tanpa HP di Kelurahan Pandanwangi

Kegiatan “Dolanan Bareng Ninggalno HP” ini diinisiasi oleh Karang Taruna RW 9 Kelurahan Pandanwangi. Memang diadakan khusus bagi generasi muda kelurahan tersebut.
“Kami prihatin melihat anak-anak sekarang tidak mau bersosialisasi. Bermain keluar maunya mainan HP dan Gadget saja. Maka nya kita adakan ini” jelas Ketua Karang Taruna Kelurahan Pandanwangi Didik Mulyadi belum lama ini kepada Malang Post.
Kegiatan hari ini baru kali pertama diadakan dan mendapatkan antusiasme besar dari warga setempat. Bahkan yang ikut bermain di lapangan tidak hanya anak-anak dari Kelurahan Pandanwangi saja. Kelurahan lain di Kawasan Kecamatan Blimbing pun ikut juga.
Kegiatan ini akan dirutinkan dan dilakukan setiap Hari Minggu seterusnya. Tidak hanya anak-anak Kelurahan Pandanwangi saja, anak-anak wilayah lain bahkan dari mana saja bisa ikut gabung. Syaratnya jangan bawa HP saja, tegas Didik.
Ia lebih berharap kegiatan ini lebih besar dilaksanakan. Di mana seluruh kelurahan dapat mengumpulkan muda-mudi dan bermain bersama di sebuah tempat. Atau, dapat diikuti kelurahan lain minimal. Pasalnya Didik merasakan anak-anak sekitar lingkungannya ternyata sangat antusias, mereka pun senang bermain di luar.
“Ternyata antusias kok. Kalau diajak dan ramai temannya ikut mereka pasti mau ninggalin HP kok” tegasnya.
Menurut pantauan Malang Post terdapat kurang lebih 6 kegiatan permainan di Lapangan Ngandongan Kelurahan Pandanwangi tersebut. Pertama kegiatan permainan Benteng-Bentengan, Lompat Tali, Ular-Ularan, Sepak Bola, Menggambar Bebas, Gobak Sodor, dan banyak lainnya.
Kegiatan ini dilakukan setiap minggu sejak awal tahun ini. Gerakan semacam ini terbukti efektif membuat anak-anak atau generasi muda bersosialisasi dengan mudah. Salah satunya diungkapkan seorang anak yang sempat bermain Bentengan.
“Mama sering suruh saya keluar rumah. Saya jarang main ke luar. Kapan hari disuruh mama ikut main di lapangan lho kok teman-teman saya juga banyak ikut jadinya melok (ikut,red). Trus main bentengan, saya lupa mainnya gimana,” tutur Agus Ady siswa kelas 3 SD warga sekitar yang mengaku senang ikut dalam kegiatan ini tiap minggu.(Sisca Angelina/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :