Grup Musik Patrol Generasi Anti Galau Asal Kecamatan Dau


'NKRI harga mati, Indonesia Jaya'. Yel-yel inilah yang diteriakkan grup musik patrol Putra Sinaga, ketika tampil di hadapan Muspida Kabupaten Malang, Selasa (28/5) pagi di halaman Mapolres Malang. Grup musik patrol ini, sebelumnya pada Minggu (26/5) menyabet juara I lomba patrol Kapolda Cup 2019.
Grup musik patrol Putra Sinaga ini, adalah grup musik yang berdiri sekitar empat tahun lalu. Personelnya berjumlah 25 orang. Dua di antaranya adalah perempuan. Satu bertugas sebagai penyanyi, sedangkan satu lagi sebagai penari.
Semua personel yang tergabung dalam grup musik patrol Putra Sinaga ini, adalah anak-anak muda asal Dusun Dermo, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau.
"Usia mereka masih muda. Rata-rata personelnya berusia sekitar 17 - 20 tahun," ujar Suheri, pembina grup musik patrol Putra Sinaga.
Awal terbentuknya grup musik patrol Putra Sinaga ini, bermula dari anak-anak muda yang iseng bermain musik. Alat yang digunakan kali pertama adalah drum bekas, kentongan dari bambu serta peking (Gamelan untuk melodi, Red).
Mereka pertama membentuk grup musik patrol tersebut, hanya untuk sekadar seni saja. Mereka membuat grup musik patrol itu, untuk membangunkan masyarakat yang akan makan sahur.
Namun seiring dengan berkembangnya waktu, serta banyak anak muda yang minat, akhirnya grup musik tersebut terus dikembangkan. Dari awalnya yang meminjam alat peking dari grup kesenian reog, akhirnya busa membeli sendiri.
Selanjutnya, mereka pun lantas menamakan grup musik patrol dengan nama Putra Sinaga. Putra artinya adalah pemuda. Sedangkan Sinaga, adalah generasi muda anti galau.
Untuk meningkatkan skill serta kepercayaan diri personel Putra Sinaga, setiap hari mereka berlatih. Bahkan beberapa kali mengikuti event di tingkat Kota Malang ataupun Kota Batu.
"Selama ini sering kali ikut event. Namun hanya event di Malang Raya saja. Dan selama ikut event sama sekali tidak pernah mendapat juara," tutur Suheri.
Meski demikian mereka tidak patah semangat. Seluruh personel Putra Sinaga terus berlatih untuk meningkatkan skill. Hasilnya dengan menjadi juara I lomba patrol Kapolda Cup pada 26 Mei 2019 lalu.
Prestasi tersebut, melalui beberapa tahapan. Pertama Putra Sinaga mengikuti audisi di tingkat kecamatan, untuk mengikuti lomba patrol Kapolres Cup. Putra Sinaga pun mewakili Kecamatan serta Polsek Dau, untuk tampil di tingkat kabupaten pada awal bulan Ramadan lalu.
Hasilnya Putra Sinaga tampil memukau. Sehingga dinobatkan menjadi juara I Kapolres Malang Cup. Kemudian sebelum mengikuti Kapolda Cup mewakil Polres Malang, terlebih dahulu mengikuti audisi di Kota Malang.
Peserta audisi ada sekitar 25 grup. Selain dari Malang Raya yang mewakili tiga daerah, juga peserta dari Blitar, Pasuruan, Sidoarjo serta Surabaya. Dari 25 grup tersebut, terjaring lima grup untuk tampil di Kapolda Cup. Salah satunya yang lolos adalah Putra Sinaga.
"Saat tampil di tingkat Jawa Timur, kembali kami harus berhadapan dengan 25 grup dari berbagai kota. Namun semangat personel yang tidak kendur, akhirnya membuat Putra Sinaga tampil memukau dan menjadi juara I," beber, pria berusia 50 tahun ini.
Ada tiga lagu yang dibawakan grup patrol Putra Sinaga saat tampil di Kapolda Cup. Dua di antaranya adalah lagu ciptaan sendiri. Pertama lagu Wajib Lapor. Lagu ini, menceritakan tentang imbauan kondisi lingkungan. Bahwa tamu lebih dari 1 x 24 harus lapor.
Kedua adalah berjudul Pak Polisi. Lagu ini, menceritakan tentang kehidupan polisi. Dimana setiap harinya Pak Polisi menjaga keamanan. Dan sebagai masyarakat yang baik harus membantu tugas polisi. Sedangkan lagu ketiga berjudul Ilir-Ilir.
"Lomba patrol Kapolda Cup adalah kali pertamanya kami ikut event di tingkat Jawa Timur. Alhamdulillah, anak-anak tampil penuh semangat hingga akhirnya kami menang," papar Kepala Dusun Dermo ini.
Ke depan, Suheri berharap, grup musik patrol busa terus berkembang. Menjadi sebuah kesenian musik yang harus dijaga kelestariannya. Karena bermain kesenian musik patrol membawa dampak yang sangat positif.
Selain anak-anak muda semakin kreatif, sekaligus menjauhkan mereka dari peredaran gelap narkotika. "Karena jangan sampai generasi muda, rusak karena pengaruh peredaran barang terlarang," pungkasnya.
Dengan hasil menyabet juara I, baik tingkat Kapolres Malang Cup dan Kapolda Cup 2019, grup musik patrol Putra Sinaga mendapat hadiah. Selain piala dan piagam, mereka juga akan mendapat uang pembinaan, yang akan diserahkan saat upacara HUT Bhayangkara nanti.(Agung Priyo/ary)

Berita Terkait