Kerjakan Video Profil Panglima TNI Hingga Wakili Indonesia di Korea

 
MALANG – Malang gudangnya arek-arek kreatif dan rajin kerja. Satu di antaranya, adalah Rerta Budi Prasetya, warga Madyopuro Kota Malang, yang merupakan konsultan kreatif militer dan multimedia untuk bisnis. Kreativitasnya, mengantarkan Rerta untuk bekerjasama dengan para pejabat militer kasta tertinggi di Indonesia.
“Saya sudah menggeluti bidang industri kreatif selama kurang lebih 8 tahun. Di PT. Matra, sebagai CEO perusahaan konsultan kreatif militer, saya mengerjakan konsep film, videography, photography, animasi, design hingga IT dengan banyak markas militer,” kata Rerta kepada Malang Post.
Pemegang gelar magister komunikasi tersebut sudah bekerjasama dengan Mabes Kostrad, Divif 2 Kostrad, Kodam V Brawijaya, Paspampres, dan puluhan instansi militer lainnya. Alumnus S1 Komunikasi Unmer Malang ini, telah mendapatkan pengalaman luar biasa saat berinteraksi dengan para abdi negara pelindung kedaulatan.
“Pengalaman luar biasa bekerja dengan TNI adalah saya dapat berinteraksi langsung dengan kegiatan seru dan melihat langsung alutsista yang tidak dapat dijumpai setiap hari. Saya pernah naik tank Leopard, astros roket, panser Anoa, helikopter Bell, sampai Super Tucano,” ujar CEO CV Seven Days ini.
Dia juga bekerjasama dan berinteraksi secara langsung dengan pimpinan-pimpinan TNI.  Mulai dari pejabat komandan Batalyon, Dandim, sampai Panglima. Misalnya, Jenderal TNI Purn Gatot Nurmantyo mantan Panglima TNI, Letjen TNI Agus Kriswanto mantan Pangkostrad, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Mayjen TNI Ganip Warsito mantan Pangdivif 2 Kostrad, hingga Mayjen TNI Benny Susianto Pangdam Udayana, Bali.
“Bekerja dengan TNI membuat saya selain menambah pengalaman yang luar biasa, juga membuat saya dapat berkeliling hampir ke seluruh pulau di Indonesia. Saya juga aktif menjadi volunteer instruktur videografi dan fotografi kepada prajurit TNI,” ungkap CEO PT Toko Butuh Selamanya ini.
Menurutnya, bekerjasama dengan TNI adalah sumbangsih kerja bagi bangsa. “Bagi saya, inilah bentuk pengabdian negara dengan profesi yang saya miliki,” tutur Rerta. Dengan ide kreatifnya, pemegang gelar Pengusaha Muda Malang 2013 ini telah menggarap company profile, digital marketing, mobile app, hingga media social officer untuk korporat besar.
Seperti PT Petrokimia Gresik, PT Semen Indonesia Logistik, BPJS Ketenagakerjaan Gresik hingga Lubana Sengkol Tangerang Selatan. Karena keaktifannya, Rerta pernah mewakili start up Indonesia untuk mendatangi G-Fair 2016 di Korea Selatan.
“Dalam G-Fair 2016 Korea, saya diundang secara khusus mewakili perusahaan di Indonesia untuk melakukan kerjasama antar UMKM Indonesia & UMKM Korea, kegiatan yang dilaksanakan pada 26-29 Oktober 2016 itu saya difasilitasi penuh oleh pemerintah Korea,” tambahnya.
Selain berkreasi di bidang konsultan multimedia, Rerta juga tengah merencanakan e-commerce lewat PT Toko Butuh Selamanya. Rencananya, launching akan digelar 2019 mendatang. “Saya ingin menginspirasi nawak-nawak Ngalam, agar terus berkreasi, fokus cari pengalaman dan relasi, sukses dan materi akan datang dengan sendirinya,” tutup Rerta. (fin)

Berita Terkait

Berita Lainnya :