Pendopo Kepanjen Bernuansa Sakral, Machica Mochtar Juga Raih Gelar


MALANG - Lama  tak terdengar di belantika hiburan nasional, artis senior Machica Mochtar menampakan diri di Kabupaten Malang, kemarin. Keberadaan Penyanyi dangdut yang ngetren di tahun 1980an di Bumi Kanjuruhan ini bukan untuk perform. Melainkan dia merupakan salah satu dari 60 tokoh penerima gelar kehormatan dari Keraton Surakarta.
Suasana Pendopo Kabupaten Malang di Kepanjen bernuansa sakral. Aroma wewangian bunga tujuh rupa dan dupa menyerbak. Menyatu dengan alat musik gamelan juga dipamerkan. Seluruh orang yang hadir di tempat tersebut, mengenakan pakaian adat Jawa lengkap mulai dari belangkon hingga keris.
Ya di tempat itu sedang dilaksanakan prosesi penganugerahan gelar kehormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat kepada 60 tokoh mulai dari artis hingga pejabat. Salah satunya adalah Machicha Mochtar yang juga menerima penganugerahan gelar itu. Mengenakan pakaian Jawa yakni kebaya, dia tampak sumringah menerima gelar tersebut.
Gelar tersebut diserahkan Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Hadiningrat Dra GKR Koes Moertiyah MPd. Dari kalangan artis, dirinya tidak sendiri saat menerima penghargaan itu. Ada pula nama Maya Angkasa yang merupakan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Artis dan Desainer Indonesia (APADI).
Selain itu, ada beberapa tokoh Kabupaten Malang yang juga mendapat penghargaan dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Di antaranya owner Singhasari Residence David Santoso dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, dr. Abdurahman Mkes.
Kepada Malang Post, Machica Mochtar bercerita mendapat gelar Mas Ayu Tumenggung. Artinya, dia berhak menyandang gelar tersebut di depan namanya. Penyanyi yang dikenal menyanyikan lagu berjudul Ilalang ini mengaku bangga meraih gelar tersebut.
“Tentunya saya merasa terhormat, karena diberi anugerah gelar ini dari Keraton Surakarta,” akunya.
Gelar itu diperolehnya, lantaran dianggap konsisten dalam melestarikan kebudayaan. Dirinya juga selama ini mengaku getol dalam melestarikan kebudayaan. Terutama melestarikan kebudayaan di tanah kelahirannya Sulawesi Selatan.
Pemberian gelar dari Keraton ini memang diberikan kepada seluruh tokoh yang melestarikan kebudayaan tradisional. Tidak hanya kebudayaan Jawa, melainkan seluruh kebudayaan dari beragam suku yang ada di Indonesia.
“Saya juga turut menyanyikan lagu bernuansa kebudayaan dari Sulawesi Selatan,” kata Machica Mochtar.

Berita Lainnya :

loading...